Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa mahasiswa dari Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Para peserta membentangkan spanduk berisi tuntutan mencakup penanganan karhutla, ketimpangan sosial, hingga penurunan biaya pendidikan. Foto: Ist.

Massa mahasiswa dari Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Para peserta membentangkan spanduk berisi tuntutan mencakup penanganan karhutla, ketimpangan sosial, hingga penurunan biaya pendidikan. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026). Aksi ini menjadi agenda kedua yang digelar aliansi tersebut dengan membawa lima tuntutan utama yang menyentuh persoalan lingkungan, sosial, hingga pendidikan.

Massa aksi mulai tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Sesampainya di Tugu Tani, para demonstran segera membentangkan spanduk serta mengangkat pamflet berisi aspirasi yang ingin disampaikan kepada pemerintah.

Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia 2026, Fathimah Azzahra, menjelaskan aksi ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan elemen-elemen masyarakat luas.

“Hari ini BEM UI bersama BEM universitas lainnya dan komponen masyarakat mengadakan aksi di Tugu Tani. Ini agenda kedua, dan kami membawa lima tuntutan,” ujar Fathimah.

BACA JUGA:  Warga Pati Dukung KPK Usut Tuntas Bupati Sudewo

Salah satu isu utama yang disuarakan adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan dan Sumatera. Mahasiswa menilai bencana ini belum ditangani secara serius dan menyeluruh.

Selain persoalan lingkungan, tuntutan lainnya mencakup pembenahan kebijakan ekonomi guna mengurangi ketimpangan sosial yang semakin melebar di masyarakat.

Aliansi juga meminta pemerintah menghentikan penyempitan ruang sipil serta praktik militerisasi yang dinilai membatasi kebebasan berpendapat warga negara.

Pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN menjadi poin keempat yang didesak untuk ditindaklanjuti secara tegas tanpa pandang bulu.

Tuntutan kelima menyangkut akses pendidikan. Mahasiswa meminta penurunan biaya pendidikan serta perbaikan sistem agar layanan pendidikan benar-benar mengabdi kepada kepentingan rakyat, bukan sekadar keuntungan.

BACA JUGA:  PN Jaksel Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Tetap Sah

Sejumlah personel kepolisian tampak bersiaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Pengamanan dilakukan agar penyampaian pendapat berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Kondisi lalu lintas di kawasan Tugu Tani terpantau padat dan lambat. Kepadatan terjadi karena sejumlah pengguna jalan berhenti menyaksikan aksi, berbarengan dengan meningkatnya volume kendaraan pada jam pulang kerja. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kamrussamad: Pemadaman Listrik & Antrean BBM, Menteri Terkait Harus Dievaluasi
Imigrasi: Nusron Wahid ke Malaysia lewat Singapura, Belum Diketahui Sudah Pulang atau Belum
Imigrasi: Belum Ada Permohonan Pencekalan Nusron Wahid, Perjalanan ke Malaysia Terkonfirmasi
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali Selasa Pagi, Status Siaga Tetap Berlaku
Tim Advokasi Desak Bareskrim Usut Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Ini Daftar yang Diperiksa
Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Hakim Hadirkan Ijazah Asli Jokowi di Persidangan
MAKI: Nusron Wahid ke Malaysia, KPK Diminta Jemput Paksa Saat Pulang
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Keluarga Brigadir J Meninggal Dunia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Kamrussamad: Pemadaman Listrik & Antrean BBM, Menteri Terkait Harus Dievaluasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Imigrasi: Nusron Wahid ke Malaysia lewat Singapura, Belum Diketahui Sudah Pulang atau Belum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Imigrasi: Belum Ada Permohonan Pencekalan Nusron Wahid, Perjalanan ke Malaysia Terkonfirmasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali Selasa Pagi, Status Siaga Tetap Berlaku

Berita Terbaru