Diisukan Mandi Air Galon, Menteri Pariwisata: Mungkin Ada yang Ingin Jadi Menteri

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klarifikasi menteri pariwisata Widiyanti Putri Wardhana tentang isu mandi pakai air galon saat kunker. (Foto:Ist)

Klarifikasi menteri pariwisata Widiyanti Putri Wardhana tentang isu mandi pakai air galon saat kunker. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membantah isu yang viral di media sosial terkait dirinya mandi menggunakan air galon saat kunjungan kerja (kunker). Bantahan ini disampaikan setelah isu tersebut disinggung dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR.

Isu ini mencuat setelah Ketua Komisi VII DPR, Saleh Partaonan Daulay, menyinggungnya dalam rapat kerja dengan pemerintah membahas RUU Kepariwisataan. Saleh menyebut bahwa Menteri Pariwisata semakin terkenal belakangan ini, bahkan isu yang tidak benar pun diperbincangkan publik.

“Karena Ibu Menteri Pariwisata kita ini makin terkenal belakangan ini saya lihat. Jadi ada di medsos, di apa segala macam, kadang-kadang nggak benar pun diceritakan ya Bu, ya,” ujar Saleh dalam rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 29 September 2025.

Saleh kemudian memastikan bahwa Kementerian Pariwisata akan melahirkan prestasi dari RUU Kepariwisataan yang akan segera disahkan. Ia berharap pariwisata Indonesia semakin disegani oleh pihak manapun.

BACA JUGA:  ​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

“Tapi insyaallah aman, Bu, jadi ini prestasi dari Menteri Pariwisata sudah melahirkan satu UU dalam 10 bulan terakhir ini. Suatu capaian yang bagus ya, mudah-mudahan secara institusional Kementerian Pariwisata bisa lebih agresif lagi, maju lagi,” kata Saleh.

“Terutama dalam rangka bagaimana menciptakan UMKM ekonomi kreatif pemberdayaan masyarakat kecil menengah di daerah-daerah, terutama di destinasi destinasi pariwisata kita,” tambahnya, mengalihkan perhatian dari isu yang beredar.

Ditemui seusai rapat Komisi VII DPR, Menteri Pariwisata Widiyanti langsung mengklarifikasi kabar tersebut. Dengan tegas, Widiyanti menyatakan bahwa kabar itu bohong dan tidak berdasar.

“Oh, itu kan bohong kan, sudah saya klarifikasi dengan Bang Helmy (Yahya) bahwa saya kalau ke daerah itu selalu nginep di hotel. Sekalian juga melihat hotel-hotel di Indonesia ya kan, ngecek keadaan di lapangan dan semua hotel saya jamin ada air bersih,” ucap Widiyanti.

BACA JUGA:  Menteri Pariwisata: Geopark Kaldera Toba Wujud Nyata Visi Pariwisata Indonesia

Widiyanti membantah keras telah mandi menggunakan air galon saat kunjungan ke daerah-daerah. Ia menjelaskan bahwa bahkan di rumah tinggal warga pun biasanya disediakan air hangat.

“Tidak mandi pakai air galon di hotel-hotel. Even home stay pun, di desa wisata kami cek ada air bersih dan ada air panas juga,” ungkap Widiyanti, meyakinkan bahwa fasilitas air bersih selalu tersedia.

Menanggapi isu yang beredar, Widiyanti menduga ada pihak yang sengaja menyebarkan kabar miring tersebut. “Iya kabar miring, mungkin ada yang pengin jadi Menteri Pariwisata,” imbuhnya, memberikan sedikit sentilan.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan isu mengenai Menteri Pariwisata mandi air galon dapat mereda dan tidak lagi menjadi perbincangan yang tidak perlu. Fokus kini tertuju pada upaya memajukan pariwisata Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru