Direktur LSS UINSU: Suara Bobby-Aulia Unggul Dikarenakan 4 Faktor

Sabtu, 12 Desember 2020 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solahuddin Harahap

Solahuddin Harahap

Medan-Mediadelegasi: Walaupun beberapa lembaga survey memprediksi Bobby menang atau unggul dalam perolehan suara di Pilkada Kota Medan 2020, akan tetapi tetap saja para pengamat dan elit politik terkejut dengan kemenangan pasangan nomor urut 2, versi hitung cepat itu.

Kepada, kru wartawan, Jumat (11/12) malam, Direktur Eksekutif Lembaga Survey dan Sosialisasi (LSS)  UINSU Medan, Dr Salahuddin Harahap, MA menjelaskan malam  empat faktor yang menyebabkan pasangan Bobby-Aulia dapat memenangkan kontestasi pilkada Kota Medan 2020

Ada 4 faktor yang menyebabkan pasangan Bobby-Aulia menang dalam Pilwakot Medan, yaitu; Pertama faktor kekecewaan masyarakat atas kinerja Akhyar. Kedua, Faktor kuatnya jaringan Relawan Mulia Medan Centre (MMC) di kalangan muballig, BKM, Remaja Mesjid serta Majlis Ta’lim.

Ketiga, banjir besar yang melanda Kota Medan. Keempat, pengaruh dan kharisma Tuan Guru Batak (TGB) Dr Ahmad Sabban Elrahmaniy yang punya ribuan murid dan  jama’ah di Kota Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

BACA JUGA:  Bobby Nasution: Sumut Perlu Kerja Sama Semua Pihak Atasi Narkoba

Dari 4 faktor itu, jelas Solahuddin, salahsatunya tampak kentara, ketika dilakukan Survey pilkada LSS UINSU pada rentang waktu 21-23 Oktober 2020, LSS UINSU yang menggunakan metode multistage random sampling.

Dari sebanyak 408 responden dengan margin of error sebesar kurang dari 5 persen. Diperoleh hasil survey tersebut 60,4 persen  masyarakat Kota Medan  berharap ada walikota baru yang dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Kemudian, terang Solahudin menambahkan, banjir besar turut menurunkan elektabilitas Akhyar Nasutiom.” Selain itu banjir besar yang melanda Kota Medan turut menggerus sisi baik dari Akhyar Nasution sehingga menurunkan elektabikitasnya,” pungkas Solah

Dosen UINSU tersebut melanjutkan analisanya, bahwa keterlibatan UAS ternyata tidak efektif meraup suara massa islam kota Medan.

Keterlibatan UAS, Tengku Zulkarnaen  dan JPRMI ternyata tidak efektif dan berpengaruh di kalangan Umat Islam Kota Medan. Itu di antaranya  dikarenakan solidnya jaringan Mulia Medan Centre (MMC) di  kalangan muballig, BKM, Remaja Mesjid, Majlis Ta’lim yang di kordinir oleh relawan Bobby-Aulia

BACA JUGA:  Polda Sumut Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba

“Relawan MMC itu aktif berjibaku melakukan sosialisasi visi-misi Bobby serta konsolidasi di kalangan ulama untuk menetralisir isu SARA dan politik identitas yang digaungkan oleh UAS dan Tengku Zulkarnaen,” jelas Ustaz Solahudin yang juga Ketua DPP GDKK (Gerakan Dakwah Kerukunan Dan Kebangsaan)

Dan terakhir Solahudin memaparkan bahwa dukungan, kharisma dan pengaruh Tuan Guru Batak (TGB) cukup membantu sosok Bobby  di kalangan para ulama dan umat Islam Kota Medan

Dukungan, kharisma, serta pengaruh TGB Syekh Dr Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajagukguk MA yang punya jama’ah ribuan di Kota Medan tidak bisa di pungkiri  dalam kemenangan Bobby-Aulia.

Apalagi TGB Dr Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajaguguk MA telah memberikan Sorban dan jubah. “Itu merupakan simbolik dan bentuk dukungan penuh dari alim-ulama dan para muballig yang ternyata efektif di patuhi Umat Islam serta ribuan murid dan jamaah TGB,” tutup Solahudin. D|Med-HN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB