Samosir-Mediadelegasi: Jika sebelumnya, persisnya Selasa (22/09) ratusan orang mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi Samosir (APMPD) menggelar aksi di pelataran DPRD Samosir, yang berujung Anggota Dewan memastikan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Sehari kemudian, Rabu (23/09), massa APMD kembali menggelar aksi dan merangsek masuk ke Gedung Wakil Rakyat Samosir itu, agar diikutsertakan dalam RDP dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samosir dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Tak pelak, aksi dorong-mendorong dan nyaris adu jotos antara massa APMD dengan aparatur kepolisian sebagai pengaman pun tidak terelakkan, gara-garanya pihak pengamanan gedung dewan itu tak perkenankan massa APMD untuk mengikuti RDP.
Beruntung, petugas keamanan dari Polres Samosir yang dipimpin langsung Wakapolres Samosir dan Kapolsek Pangururan mampu menenangkan massa hingga tidak terjadi insiden adu jotos.
Hingga kemudian, pihak APMD menyampaikan pernyataan sikapnya di pelataran gedung dewan itu, dengan disambut Ketua DPRD Saut M Tamba, Wakil Ketua Nasip Simbolon, Anggota DPRD Renaldi Naibaho itu.
“Diduga menggunakan Ijazah Palsu, kami meminta KPU Samosir membatalkan pencalonan Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang (SMS),” teriak orator aksi Amri Simbolon didampingi Suganda dan Jautir Simbolon saat menyampaikan peryataan sikap APMD.
Kemudian, Massa APMD juga meminta agar dipertemukan dengan KPU Samosir dan Bawaslu guna menyampaikan Dugaan Ijazah Palsu SMS yang berpasangan dengan Balon Bupati Vandigo T Gultom.
“Kami menuntut DPRD mempertemuan dengan KPU Samosir agar salah satu Balon Wakil Bupati dibatalkan. Kami menolak pencalonan orang yang menggunakan ijazah diduga palsu,” sebut Jautir dengan nada keras di hadapan anggota dewan itu.
Kepada massa APMPD Samosir, Ketua DPRD Saut Tamba dalam sambutannya mengatakan, benar bahwa KPU dan Bawaslu sudah melakukan RDP. ”KPU sampai siang hari ini belum melakukan Rapat Pleno,” ujarnya.
Saut Tamba menjelaskan, bahwa KPU telah menyampaikan kalau mereka sudah melakukan verifikasi dan klarifikasi berkas 3 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Samosir, “Akan tetapi sampai saat ini belum dilakukan rapat pleno penetapan Calon Kepala Daerah,” ujar Saut Tamba.
Menjawab permintaan APMPD yang menyatakan pembatalan Bapaslon menjadi Calon. “Itu tidak ranah kami, hanya saja DPRD meminta penyelenggara bekerja secara profesional dan menjunjung netralitas sehingga tidak berpihak kepada salahsatu paslon,” bilang Tamba. D|Med-24






