Dua Teroris Poso Anggota Ali Kalora Tewas Saat Kontak Senjata

- Penulis

Selasa, 2 Maret 2021 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Mediadelegasi: Dua teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, pimpinan Ali Kalora tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya pada Senin (1/3/2021) kemarin.

Kontak tembak itu terjadi di wilayah pegunungan Andole, Kampung Maros, Poso Pesisir, Kabupaten Poso sekitar pukul 18.20 WITA. Kontak tembak pecah saat Satgas mendapati para teroris ini hendak mengambil bahan makanan dari kurir.

“Iya benar (dua tewas). Yang satu atas nama Alvin, yang satu atas nama Khairul,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranato saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (2/3/2021).

Dia mengatakan saat ini dua jenazah masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Palu untuk proses pemeriksaan lanjutan.

BACA JUGA:  Pegawai BUMN Nekat ke Luar Kota Saat Imlek Akan Dihukum

Didik mengatakan Satgas Madago Raya melakukan penyergapan di wilayah pegunungan Andole setelah mereka mendapatkan informasi intelijen soal pergerakan anggota MIT.

“Ada informasi bahwa mereka ini mau mengambil bahan makanan dari kurir. Kemudian dilakukan penyangguhan, hasilnya dari tim Madago Raya ini ada terjadi kontak tembak,” kata dia.

Pasalnya, kata dia, kelompok teroris ini bergerak sesuai dengan instruksi kesepakatan yang telah ditentukan. Informasi tersebut yang kemudian dijadikan dasar Satgas untuk melakukan penyergapan.

Didik mengatakan berdasarkan informasi anggota satgas, Ali Kalora pun terlihat dalam kontak tembak itu. Saat ini anggota satgas masih melakukan pengejaran terhadap kelompok yang tersisa.

“Barang bukti ada amunisi laras panjang, kemudian bahan makanan, sayur mayur, kemudian ada jam tangan, ada GPS, macam-macam,” kata dia.

BACA JUGA:  Djarot Hidayat Ajak Masyarakat Asahan Pilih Edy-Hasan

“Masih dilakukan pengejaran untuk yang lain,” imbuh Didik.

Kelompok MIT pimpinan Ali Kalora, pada tahun lalu, membunuh empat warga dan membakar tujuh rumah di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Desakan agar TNI/Polri menangkap para teroris itu pun kuat mencuat. Kepolisian lantas mengevaluasi kinerja Satgas Tinombala yang kini berubah menjadi Satgas Madago Raya selama di Poso.

Kapolri saat itu, Jenderal Idham Azis memerintahkan anggotanya untuk menembak mati kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora jika melawan saat ditangkap.

Kala itu, Idham menyatakan negara tidak boleh kalah dengan kelompok teror yang melakukan aksi pembunuhan apapun dalihnya.D|Jkt-cnn indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan
Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi
Bantuan Bencana Muzani Disalurkan untuk Warga Sumatera Utara
Kabar Beredar: Chandra Dalimunthe Disebut Jadi Plt Kadis PUPR Sumut, Gantikan Hendra Siregar

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:22 WIB

Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Jumat, 17 April 2026 - 14:17 WIB

Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 20:10 WIB

PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan

Berita Terbaru