Filosofi Mendalam Logo HUT RI ke-81: Berakar pada Kedaulatan Rakyat dan Kekayaan Budaya Nusantara

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Fajar Novario, Pemenang Sayembara Logo HUT ke-81 RI 2026, Lulusan UNP, Raih Hadiah Rp100 Juta. Foto: Ist.

Sosok Fajar Novario, Pemenang Sayembara Logo HUT ke-81 RI 2026, Lulusan UNP, Raih Hadiah Rp100 Juta. Foto: Ist.

Padang-Mediadelegasi: Perancang logo HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Fajar Novario, mengungkapkan bahwa seluruh proses perancangan dan filosofi identitas visual ini dibangun di atas landasan utama prinsip kedaulatan rakyat. Konsep tersebut dipilih untuk menegaskan posisi rakyat sebagai fondasi terkuat dalam membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Konsep identitas visual HUT RI ke-81 berangkat dari prinsip kedaulatan rakyat dengan menempatkan rakyat Indonesia sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Fajar sebagaimana dikutip dari kanal resmi YouTube ADGI Pusat, Senin (29/6/2026).

Untuk mewujudkan gagasan besar tersebut, ia melakukan eksplorasi mendalam terhadap beragam warisan budaya yang tersebar luas di seluruh penjuru Nusantara. Mulai dari motif batik, desain pakaian tradisional, bentuk bangunan adat, hingga ragam senjata khas daerah dijadikan rujukan untuk mendapatkan bentuk visual yang tepat dan bermakna.

Menurutnya, proses ini bukanlah hal yang mudah mengingat kekayaan budaya Indonesia sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. Namun dari keragaman tersebut, ia berhasil menemukan benang merah yang menjadi kesamaan pola dan bentuk yang bisa dijadikan simbol pemersatu seluruh elemen bangsa.

BACA JUGA:  Konvensi ILO Kerja Layak Era Digital Jadi Acuan, Menaker Siap Perkuat Perlindungan Pekerja Platform

“Melalui eksplorasi keberagaman budaya Nusantara, ditemukan kesamaan bentuk dan pola yang menjadi simbol pemersatu. Saya mengambil beberapa pola yang saling menyilang, saling bertumpang tindih, saling terhubung, dan bersifat simbolis,” jelas Fajar menjelaskan proses kreatifnya.

Secara spesifik, angka delapan dalam logo ini memiliki makna mendalam yang merepresentasikan semangat kolektif dan jiwa gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia sejak zaman dahulu. Bentuknya yang saling menyilang melambangkan terciptanya sinergi dan koneksi antarwarga negara tanpa memandang perbedaan apa pun.

Sementara itu, keterkaitan antara angka delapan dengan angka satu melambangkan arah pertumbuhan dan perkembangan bangsa yang senantiasa bergerak maju menuju satu tujuan bersama. Hal ini mencerminkan keinginan bersatu padu dalam mencapai cita-cita nasional.

Fajar juga menegaskan bahwa di balik kedaulatan rakyat, terdapat fondasi yang tak tergoyahkan, yaitu Pancasila. “Jika kedaulatan rakyat adalah tiangnya, maka Pancasila adalah fondasinya. Supergrafik dalam logo ini berperan sebagai pengawal agar makna tersebut tetap berada dalam koridor yang benar,” tambahnya.

BACA JUGA:  Dua Peserta SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil, Kemhan Sampaikan Duka dan Janji Evaluasi

Tersusun secara terpadu, logo ini mengandung berbagai unsur dengan makna filosofis masing-masing. Salah satunya adalah pola berbentuk perisai adat yang disusun saling bertautan, yang melambangkan kekuatan besar yang lahir dari persatuan seluruh rakyat Indonesia.

Selanjutnya terdapat pola berbentuk rantai yang melambangkan sila kedua Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Bentuk ini juga menggambarkan hubungan yang erat, saling mendukung, dan saling menguatkan antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat.

Tidak ketinggalan, disisipkan pula unsur visual berupa bunga kapas yang menjadi simbol kesejahteraan. Simbol ini merepresentasikan nilai luhur dalam sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang menjadi tujuan akhir pembangunan bangsa.

Dengan penggabungan unsur budaya, nilai sejarah, dan dasar negara, logo HUT RI ke-81 ini diharapkan bukan sekadar tanda peringatan, melainkan pengingat bahwa persatuan, kedaulatan, dan kesejahteraan adalah tujuan bersama yang harus terus dijaga dan diperjuangkan oleh seluruh anak bangsa. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:34 WIB

PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli

Berita Terbaru

Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Agung Ardiyanto,SH.,MH. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Kedisiplinan Pegawai Saat Apel Pagi

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:08 WIB