Flashdisk Putih Jadi Biang Kerok, Isu Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Mencuat

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach (Foto:Ist)

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Nama dua politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, kembali menjadi sorotan publik menyusul isu yang beredar mengenai video di dalam sebuah flashdisk putih. Isu ini mencuat setelah beredar konten berjudul “Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Flashdisk Putih”, yang dengan cepat menjadi viral dan menyita perhatian banyak orang.

Isu ini semakin liar setelah dikaitkan dengan kabar hilangnya sebuah flashdisk berwarna putih yang disebut-sebut milik Ahmad Sahroni. Berbagai spekulasi mulai bermunculan dan mengaitkan hilangnya flashdisk tersebut dengan narasi video pribadi yang melibatkan politisi NasDem tersebut.

Terkait isu video yang menyeret nama Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach ini, seorang pengamat hukum bernama Parisman Sihaloho turut angkat bicara dan meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

BACA JUGA:  PPDI Turut Kuatkan Formas Dalam Mengawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

Parisman menilai bahwa narasi video 7 menit tersebut justru dapat memperkeruh suasana dan menimbulkan polemik yang tidak perlu. Ia juga menekankan bahwa hingga saat ini belum ada bukti konkret yang membenarkan keberadaan video tersebut.

“Kita memang melihat kondisi pasca demonstrasi. Ini akhirnya menimbulkan banyak polemik sehingga berita-berita yang berkembang juga akhirnya menjadi simpang siur dan akhirnya bisa juga menjadi provokasi,” jelas Parisman dalam kanal YouTube Cumicumi.

Parisman juga meragukan validitas informasi mengenai hilangnya flashdisk putih yang disebut-sebut milik Ahmad Sahroni. Ia menegaskan bahwa tanpa adanya laporan resmi kepada pihak berwajib, kebenaran isu tersebut sulit untuk dipastikan.

Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran berita tanpa dasar yang jelas dapat masuk ke dalam ranah hukum, terutama jika kabar tersebut menyangkut aib dan mencemarkan nama baik seseorang.

BACA JUGA:  KPK Geledah Kantor Asosiasi Haji dan Biro Travel, Sita Bukti Jual-Beli Kuota Tambahan Haji 2024

Lebih lanjut, Parisman Sihaloho mengingatkan bahwa pihak yang merasa dirugikan atas isu video 7 menit ini berhak untuk menempuh jalur hukum. Ia menyoroti adanya aturan ketat dalam Undang-Undang ITE yang dapat menjadi dasar jika kasus ini diproses lebih lanjut. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru