Galian Tanah Urug Menjadi-jadi, Kapolres Langkat Janji Tindaklanjuti

- Penulis

Jumat, 10 Juni 2022 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Galian menggunakan alat berat melakukan pengerukan dan memuat tanah urug untuk diangkut, di wilayah hukum Polsek Hinai, Polres Langkat. Foto: D|Ist

Galian menggunakan alat berat melakukan pengerukan dan memuat tanah urug untuk diangkut, di wilayah hukum Polsek Hinai, Polres Langkat. Foto: D|Ist

Langkat-Mediadelegasi: Praktik penggalian tanah urug di wilayah hukum Polsek Hinai, Kabupaten Langkat kian menjadi-jadi. Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK pun ketika dikonfirmasi Mediadelegasi, Jumat (10/6), berjanji menindaklanjutinya.

“Terima kasih informasinya, kami tindaklanjuti,” tulis Danu Pamungkas Totok singkat di layar WhatsAppnya.

Pada bagian lain, Ketua DPP LSM Suara Keadilan Masyarakat (Sukma) Sumut, Elvi Rahmi Tanjung ketika dimintai tanggapannya terkait praktik galian tanah urug di Lingkungan Dua, Kebun Lada, Kecamatan Hinai, Langkat ini mengaku sangat menyayangkan sikap kurang tegasnya Kapolres Langkat. Pasalnya, diketahui secara luas di masyarakat, pemilik galian diduga tanpa ijin itu milik salah seorang oknum polisi brinisial JS.

BACA JUGA:  Kapolri Lantik Komjen Wahyu Widada sebagai Irwasum Polri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenapa aparat penegak hukum yang seharusnya mengabdikan dirinya kepada masyarakat selama masih dalam bertugas, seharusnya tidak boleh berbisnis apalagi bisnis illegal,” kata Evi.

Dia juga meminta Kapolri bertindak tegas jika ada anggotanya yang tidak taat aturan apalagi sampai mengorbankan masyarakat hanya demi kepentingan pribadi.

“Saya minta Kapolri harus tindak tegas anggotanya yang masih berani bermain main dengan hukum,” sambungnya.

Evi  menyampaikan tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan menyurati Kapolri terkait praktik galian ini.

Informasi diperoleh menyebutkan, praktik tambang diduga illegal ini sudah berulangkali dilaporkan ke polisi, namun belum menghentikan galian itu.

BACA JUGA:  Honda Supra X Kontra CRF, 2 Tewas 1 Luka Berat

Warga masyarakat juga mengungkapkan keresahan dan rasa kesal mereka akibat aktivitas galian itu membuat badan jalan yang dilintasi truk pengangkut galian terancam rusak. “Belum lagi ancaman kesehatan masyarakat akibat polusi debu yang di timbulkan,” ungkap sejumlah warga.

“Kemana lagi kami harus mengadu, apa kami harus lapor ke Kapolri,” tantang warga setengah bertanya. D|Med-55

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dari Sumbar, Ketum KNPI Haris Pertama Bergerak ke Langkat & Aceh Bantu Korban Bencana
Gubernur Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Tujuh Jembatan Vital Langkat Dilanjutkan pada 2026
BMKG: Bahorok Rawan Banjir Bandang dan Longsor
Bobby Nasution Tinjau Proyek Multiyears yang Mangkrak di Langkat
Bobby Ajak Umat Hindu Siapkan SDM Unggul Antinarkoba
Gubernur Sumut Serahkan Asuransi Kepada 1.600 Nelayan di Langkat
Tindakan Tegas Polsek Tanjungpura: Amankan Pelaku Pungli di Perlintasan Rel Kereta Api
Pekan Imunisasi Dunia: TP PKK Langkat Dukung Peningkatan Cakupan Imunisasi

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 12:24 WIB

Usai Dari Sumbar, Ketum KNPI Haris Pertama Bergerak ke Langkat & Aceh Bantu Korban Bencana

Senin, 29 September 2025 - 12:58 WIB

Gubernur Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Tujuh Jembatan Vital Langkat Dilanjutkan pada 2026

Minggu, 28 September 2025 - 21:36 WIB

BMKG: Bahorok Rawan Banjir Bandang dan Longsor

Sabtu, 27 September 2025 - 22:37 WIB

Bobby Nasution Tinjau Proyek Multiyears yang Mangkrak di Langkat

Jumat, 5 September 2025 - 20:51 WIB

Bobby Ajak Umat Hindu Siapkan SDM Unggul Antinarkoba

Berita Terbaru