Gawat…Dana Bos Afirmasi Inpres Kutambaru Terungkap Dugaan Korup

Sabtu, 30 Januari 2021 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kru Mediadelegasi di SD Inpres Kutambaru

Kru Mediadelegasi di SD Inpres Kutambaru

Sidikalang- Mediadelegasi: Penggunaan dana BOS Afirmasi tahun 2020, SD Inpres Kutambaru terungkap dugaan korupsi alias korup. Bahkan parahnya, dana bernilai Rp60 juta tersebut disinyalir bermuara indikasi penggelapan.

Setidaknya hal itu diperoleh dari Investigasi tahap demi tehap, baru-baru ini. Bermula, kepada Mediadelegasi, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Kutambaru, L Pinem mengatakan, bahwa dana BOS Afirmasi tahun 2020 dibelanjakan untuk pembangunan fisik.

“Kita ada memasang jerjak di salahsatu gedung sekolah, anggarannya mencapai Rp17.1 juta yang dananya dialokasikan dari dana Afirmasi,” ungkap orang nomor satu di sekolah tersebut.

Kemudian, lanjutnya, dibelikan masker untuk murid sejumlah 100 buah, facial 10 buah, laptop 3 unit senilai Rp20 juta, mobiler 5 unit yakni kursi 4 buah dan daun pintu 1 buah. “Total yang dibelanjakan Rp51,150 juta,” tandasnya.  

Anehnya, saat disinggung agar menunjukkan keberadaan 3 laptop yang dialokasikan dari Dana BOS tersebut, kepsek berkilah. “Untuk 3 laptop yang dibeli, ada di rumah saya, nanti kita tunjukkan,” sebutnya berkilah.     

Begitu juga ketika disinggung pembangunan jerjak, senilai Rp17,1 juta itu, agar diukur panjang dan lebarnya, Kepsek juga berkelit. “Jangan mesti sampai ke sana-sana lah bang, nanti sajalah kita ukur itu,” bilangnya yang juga bernada kilah.

Namun, Facial yang mengaku dibeli 10 unit, Kepsek hanya menunjukkan 1 unit. “Ini ada contoh barang yang kami beli, sedangkan untuk Facial lainnya ada di rumah,” terang Kepsek kembali yang juga  bernada seperti sebelumnya, sambil tangannya terlihat menunjukkan facial.

BACA JUGA:  Curigai Realisasi BOS Afirmasi, KMNI Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labusel

Tak hanya itu, saat disinggung mengenai keberadaan daun pintu, kepsek lagi-lagi berkilah. “Daun pintunya masih ada sama tukang. Sudah kami bayar, tapi tukangnya lagi sakit,” ungkapnya lagi-lagi berkilah.

Semakin aneh dan bermuara ke titik terang dugaan korupsi dana Bos Afirmasi, Ketua Komite Sekolah adalah T Tarigan juga mengaku tak mengetahui keberadaan barang-barang yang dibelanjakan menggunakan dana BOS Afirmasi tersebut.

“Kami hanya diminta tanda tangan saja dan untuk barang-barangnya tidak pernah diperlihatkan Kepsek kepada kami,” terang  T Tarigan, saat disinggung keberadaan inventaris sekolah yang dibelanjakan dari Dana BOS Afirmasi itu, kepada Mediadelegasi.

T Tarigan juga mengaku kalau untuk hal-hal dana BOS Afirmasi itu tidak begitu diketahuinya, “Maklumlah, kami inikan petani, ya.. waktu itu disnggahi saya di jalan dan diminta tandatangan oleh Kepsek, ya kami tandatangani sajalah,” ungkapnya.

Disisi lainnya, juga menguap bahwa belanja masker yang diperuntukkan bagi siswa terungkap dugaan penggelapan. “Anak-anak kami di SD tak pernah dibagi masker oleh pihak sekolah. Kaminya yang beli masker untuk anak-anak,” kata salahsatu wali Murid, S. Sembiring.

BACA JUGA:  5 Agustus 2025 Diprediksi Jadi Hari Terpendek, Ini Penyebabnya

Terungkap Dugaan Korupsi

Sementara, menanggapi hal itu, Ketua Gerakan Baru Anti Korupsi (Gebak) mengatakan, kalau alasan sekolah membawa inventaris ke rumah pribadi itu pun sudah tak benar.

“Lapotop itu milik negara, jadi sudah tak benar kalau dibawa ke rumah, apalagi untuk kepentingan pribadi,” tandasnya.

Dia juga mengatakan, bahwa keterangan Kepsek tersebut diduga kuat merupakan upaya berkelit. “Sebenarnya kan sederhana saja, apabila ada media yang mempertanyakan anggaran yang bukan dari uang pribadi tersebut, maka pihak kepsek bisa langsung menjemputnya dan menunjukkan barang-barang itu,” celutuknya.

Apalagi terangnya, Kepsek juga enggan untuk dilakukan pengukuran pembangunan jerjak di gedung sekolah senilai Rp17.1 juta itu. “Dari ke engganan Kepsek itu, sangat kental aroma atau dugaan korupsi dana BOS Afirmasi,” tandasnya.

Dia juga menambahkan, hasil investigasi kru Mediadelegasi itu, memberikan sinyalemen terungkapnya dugaan korupsi dan persoalan tersebut syogianya ditindalanjuti ke ranah hukum.

“Oleh karena itu, kita akan membawa ini ke ranah hukum dan Mediadelegasi menjadi salahsatu mitra untuk koordinasi dugaan korupsi itu,” tegasnya.

Selain dugaan korupsi, tambahnya lagi, dengan tidak dapat ditunjukkan barang-barang inventaris dari Dana Bos Afirmasi itu. “Sisi lainnya juga mengungkap dugaan penggelapan,” tandasnya. D|Med-Hut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru