Gubernur Sumut Bobby Nasution Optimis Geopark Kaldera Toba Dapat Kartu Hijau dari UNESCO

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Bobby Nasution menjamu makan malam asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr Jeon Yongmun dan Prof Jose Brilha di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Kamis (24/7) malam. (Foto : Ist.)

Gubernur Sumut Bobby Nasution menjamu makan malam asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr Jeon Yongmun dan Prof Jose Brilha di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Kamis (24/7) malam. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Proses rangkaian kegiatan revalidasi Geopark Kaldera Toba yang dilaksanakan mulai 21 Juli 2025 telah berakhir. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution pun optimis mendapat kartu hijau (green card) dari UNESCO. Ia berharap bahwa seluruh persiapan revalidasi yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil yang baik.

Bobby Nasution mengungkapkan bahwa seluruh persiapan revalidasi dilakukan dengan progres yang cepat. Namun, hal tersebut dapat dilakukan dengan sinergi semua pihak, mulai dari Pemprov Sumut, pemerintah daerah se-kawasan Danau Toba, kementerian/lembaga, dan lainnya.

Menurut Bobby, menjaga alam dan Danau Toba adalah menjaga kehidupan dan adat istiadat yang telah diwariskan oleh leluhur. “Karena kita sepakat menjaga alam, menjaga Danau Toba ini menjaga kehidupan, menjaga Danau Toba ini menjaga adat istiadat apa yang sudah diwariskan, bukan hanya dari leluhur tapi menjaga apa yang sudah ditentukan Tuhan pada umat manusia,” kata Bobby.

Asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba, Dr. Jeon Yongmun dan Prof. Jose Brilha, juga memberikan sedikit catatan seusai revalidasi. Catatan tersebut akan menjadi modal untuk menjaga Danau Toba ke depan. Bobby Nasution berharap bahwa catatan tersebut dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Geopark Kaldera Toba.

BACA JUGA:  Berantas Pungli di Sidebuk-Debuk, Pemprov Sumut Kerahkan 45 Personel Jaga 24 Jam

General Manager Geopark Kaldera Toba, Azizul Kholis, mengungkapkan bahwa persiapan untuk revalidasi dilakukan dalam waktu cepat. Menurutnya, hal tersebut bisa terwujud lantaran komitmen semua pihak, terutama Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Azizul mengungkapkan bahwa seluruh rekomendasi telah tercapai, di antaranya penelitian dan usulan geosite baru, inventarisasi warisan alam budaya dan benda beserta keterkaitannya, visibiliti dan panel informasi, serta keaktifan sebagai anggota Global Geopark Network (GGN).

Dengan demikian, Geopark Kaldera Toba diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang unggul di Indonesia. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga berharap bahwa Geopark Kaldera Toba dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan warisan alam dan budaya.

Gubernur Sumut Bobby Nasution juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses revalidasi Geopark Kaldera Toba. Ia berharap bahwa kerja sama yang baik dapat terus berlanjut ke depan.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Nasution Lepas 1.179 Pramuka Sumut Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Wakil Gubernur Surya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Togap Simangunsong, dan para kepala daerah se-kawasan Danau Toba juga hadir pada jamuan makan malam tersebut. Mereka berharap bahwa Geopark Kaldera Toba dapat menjadi salah satu ikon Sumatera Utara di mata dunia.

Dengan optimisme yang tinggi, Bobby Nasution berharap bahwa Geopark Kaldera Toba dapat menjadi salah satu Geopark yang diakui oleh UNESCO. Ia juga berharap bahwa pengakuan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam dan budaya.

Geopark Kaldera Toba merupakan salah satu warisan alam dan budaya yang sangat berharga di Sumatera Utara. Dengan demikian, pengelolaan yang baik dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga keberlangsungan Geopark Kaldera Toba.

Dalam beberapa tahun terakhir, Geopark Kaldera Toba telah menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Sumatera Utara. Dengan pengakuan dari UNESCO, diharapkan bahwa Geopark Kaldera Toba dapat menjadi lebih dikenal di mata dunia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB