Gubernur Sumut Luncurkan TPST USU, Solusi Pengelolaan Sampah yang Sistematis

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan dan melihat langsung pengoperasian TPST di Jalan Tri Darma, Pintu 4 Kampus USU, Medan, Selasa, 6 Mei 2025 (Sumber : Diskominfo Sumut)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan dan melihat langsung pengoperasian TPST di Jalan Tri Darma, Pintu 4 Kampus USU, Medan, Selasa, 6 Mei 2025 (Sumber : Diskominfo Sumut)

Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Nasution meluncurkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. TPST ini menawarkan pengolahan sampah yang sistematis dan memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Bobby berharap bahwa TPST ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola sampah.

TPST USU memiliki enam area sistematis yang digunakan untuk mengolah sampah. Area-area tersebut meliputi pemilihan dan pencacahan, pirolisis dan insinerator, pengomposan, budidaya magot, produksi pelet magot, dan peternakan ikan dan unggas dari pelet magot. Semua area ini terkait satu sama lain dan dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonomis.

Bobby menjelaskan bahwa TPST ini dapat mengurangi permasalahan sampah dari skala mikro. “Ini tidak seperti TPA yang menangani sampah secara makro, kita bergerak dari skala mikro dan saya rasa untuk masalah sampah tepat menggunakan skema ini,” kata Bobby. TPST ini juga dapat diaplikasikan di masyarakat dengan pemilihan sampah yang tepat.

Rektor USU Muryanto Amin berharap banyak yang mengimplementasikan TPST ini untuk menyelesaikan masalah sampah di lingkungannya. “Ini bisa diterapkan di desa, kelurahan, karena memang skalanya tidak besar, tetapi bila banyak yang menerapkan tentu permasalahan sampah di sekitar kita akan berkurang,” kata Muryanto Amin.

BACA JUGA:  Pemerintah Diminta Tak Lengah Jelang Revalidasi Geopark Toba

Muryanto Amin juga berharap bahwa TPST ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola sampah. “Produk dari TPST memiliki nilai ekonomis terutama pelet magot,” kata Muryanto Amin. Pelet magot dapat digunakan sebagai pakan ternak dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Saat ini, TPST USU masih beroperasi untuk lingkungan kecil, memanfaatkan sampah-sampah yang ada di sekitar USU. Namun, Bobby berharap bahwa TPST ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola sampah dan dapat diaplikasikan di skala yang lebih besar.

Bobby juga menekankan pentingnya pemilihan sampah di rumah tangga. “Kalau kita minta rumah tangga memilah sampah berarti kita harus bangun infrastruktur dan sarana penunjangnya juga, menyiapkan pengangkutan khusus, dan lain-lain,” kata Bobby. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya mengelola sampah dengan baik.

BACA JUGA:  Komisi I Minta Seluruh Camat Verifikasi Kepling

TPST USU ini juga dihadiri oleh Sultan Deli Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah yang juga merupakan salah satu pengembang TPST USU. Hadir juga Kepala Dinas LHK Sumut Yuliani Siregar dan OPD terkait lainnya.

Dengan adanya TPST ini, diharapkan permasalahan sampah di Sumatera Utara dapat berkurang dan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya pengolahan sampah yang sistematis. Bobby berharap bahwa TPST ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola sampah dan dapat diaplikasikan di skala yang lebih besar.

TPST USU ini merupakan salah satu contoh inovasi dalam mengelola sampah yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi permasalahan sampah di lingkungan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya mengelola sampah dengan baik dan dapat menerapkan TPST ini di lingkungannya. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Berita Terbaru