Sejarah
Menurut salah seorang YouTuber berdarah India ini, generasi muda selaku penerus bangsa ini perlu dibekali pengetahuan tentang sejarah berdirinya Kota Medan karena banyak hal yang bisa dicontoh dari keteladan yang diwariskan oleh Guru Patimpus.
“Fakta memperlihatkan, meski di beberapa daerah lain pernah terjadi konflik bernuansa SARA, tetapi di Kota Medan aman-aman saja dan kerukunan hidup antarsesama masyarakatnya berjalan harmonis di tengah keberagaman suku, agama, etnis dan golongan,” ujar dia.
Karena itu, ia mengajak segenap kalangan generasi muda agar lebih mengenal histori perjalanan hidup Guru Patimpus Sembiring Pelawi karena banyak hal yang bisa dicontoh dari sang pendiri Kota Medan itu untuk kehidupan bersosial sehari-hari.
Salah satu media yang dapat dijadikan referensi untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah perjalanan hidup Guru Patimpus Sembiring Pelawi adalah melalui buku edisi khusus yang dalam waktu dekat akan diluncurkan.
Pada kesempatan itu, ketua panitia peluncuran buku Guru Patimpus, John Roy Peter Kaban yang akrab disapa Roy Kaban, mengungkapkan pihaknya bekerja sama dengan Patimpus Pelawi Pendiri Kota Medan (PPPKM) merasa terpanggil untuk meluncurkan buku tentang kisah pengembaraan Guru Patimpus mendirikan Kampung Medan Tahun 1590.
Buku tersebut selain akan dipasarkan ke masyarakat, kata Roy Kaban, juga akan diusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk dijadikan sebagai salah satu buku pelajaran muatan lokal di sekolah.
“Sebanyak 20 persen dari total penjualan buku tersebut akan didonasikan untuk biaya pembangunan tugu atau geriten dan pemugaran makam Guru Patimpus di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang,” kata pria yang akrab disapa Roy Kaban itu.
Menurutnya, makam Guru Patimpus Sembiring Pelawi di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak sudah saatnya dipugar agar masyarakat dan generasi penerus mengetahui makam tersebut merupakan sebuah situs yang sangat penting dalam sejarah berdirinya Kota Medan.
Usai acara peluncuran buku, pihaknya akan menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan makam dan tugu Guru Patimpus.
Sebelum acara itu, Roy menambahkan, pihaknya dalam rangka mengenang jasa dan keteladanan pendiri Kota Medan itu juga akan menggelar napak tilas yang diikuti ratusan pelajar dan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Guru Patimpus Sembiring Pelawi di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang pada 15 Oktober 2022.
Pemugaran makam dan pendirian tugu Guru Patimpus Sembiring Pelawi, kata Roy Kaban juga sebagai bentuk penghargaan kepada Guru Patimpus Sembiring Pelawi atas pengabdian semasa hidupnya kepada masyarakat.
Sedangkan Arni Siringo-ringo yang juga salah satu unsur panitia, mengatakan bahwa peluncuran buku Guru Patimpus merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam upaya memperjuangkan Guru Patimpus agar ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
“Kami menilai Guru Patimpus Sembiring Pelawi layak diusulkan menjadi pahlawan nasional karena cukup banyak pengabdiannya kepada masyarakat,” tuturnya. D|Red-04