Guru SD Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh Pacar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dijemput oleh keluarganya untuk dikuburkan di Inhu. Seorang guru sekolah dasar (SD) swasta di Kota Dumai ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Ahmad Yani Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kamis (12/3/2026). Foto: Ist.

Korban saat dijemput oleh keluarganya untuk dikuburkan di Inhu. Seorang guru sekolah dasar (SD) swasta di Kota Dumai ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Ahmad Yani Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kamis (12/3/2026). Foto: Ist.

Dumai-Mediadelegasi: Guru SD tewas secara tragis di rumah kontrakannya di kawasan Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Kamis (12/3/2026) pagi. Korban diketahui bernama Tika Plorentina Simanjuntak (26) yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah yang ditempatinya.

Guru SD Tewas Bersimbah Darah, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Korban diketahui merupakan tenaga pengajar di SD Santo Tarcisius. Aparat kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial BM (27) yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kapolres Dumai Angga Febrian Herlambang mengatakan korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Polisi segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari warga serta rekan korban. Dari hasil penyelidikan awal, aparat kemudian mengamankan BM yang merupakan mantan pacar korban.

BACA JUGA:  Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi Telan Korban Tiga Tewas

Terduga pelaku diamankan di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hilir setelah polisi melakukan penelusuran. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-dikecam-dpr

Menurut keterangan kepolisian, dugaan sementara motif peristiwa tersebut berkaitan dengan rasa cemburu. Pelaku diduga tidak menerima korban menjalin hubungan dengan pria lain.

Peristiwa bermula pada Rabu (11/3/2026) sore ketika korban menghubungi seorang rekannya untuk datang ke rumah kontrakannya. Korban merasa khawatir karena mantan pacarnya berencana datang menemuinya.

Rekan korban kemudian tiba di kontrakan sekitar pukul 17.10 WIB. Saat itu korban sedang bersiap untuk keluar rumah karena memiliki pekerjaan terkait analisis nilai ujian siswa.

Tidak lama kemudian, BM datang ke rumah tersebut dan langsung menanyakan hubungan antara korban dan rekannya. Percakapan sempat terjadi di dalam rumah sebelum akhirnya korban meminta BM untuk meninggalkan tempat itu.

BACA JUGA:  Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala di Kutalimbaru, Polisi Buru Pelaku

Setelah kejadian tersebut, korban dan rekannya sempat keluar dari rumah kontrakan. Sementara itu, BM kembali menuju mobilnya yang diparkir di sekitar area masjid yang tidak jauh dari lokasi.

Keesokan paginya sekitar pukul 06.30 WIB, rekan korban kembali datang untuk memastikan kondisi korban sebelum berangkat bekerja. Mereka sempat bertemu dan berpamitan sebelum rekannya pergi menuju tempat kerja.

Namun sekitar pukul 08.37 WIB, rekan korban menerima kabar bahwa Tika ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:42 WIB

Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:44 WIB

Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:36 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru