Heboh Selebgram Waria Berhijab Saat Umrah, MUI dan DPR RI Soroti Dugaan Penistaan Agama

Selasa, 19 November 2024 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Aksi selebgram Isa Zega yang dikenal sebagai “Mami Online” kembali menuai kontroversi setelah mengunggah kegiatannya saat umrah dengan mengenakan hijab di akun Instagram pribadinya. Tindakan ini memicu beragam tanggapan, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan anggota DPR RI.

Isa Zega bukan pertama kali melaksanakan umrah dengan mengenakan hijab. Pada tahun 2023, ia juga sempat ke Tanah Suci memakai hijab, cadar, dan gamis panjang. Namun, aksinya dianggap melanggar norma agama.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulawesi Selatan, DR KH Syamsul Bahri Abd Hamid, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam.
“Seorang muslim harus berpenampilan sesuai kodratnya. Jika ia laki-laki, maka ia harus berpenampilan sebagai laki-laki,” ujarnya, Selasa (19/11/2024).

BACA JUGA:  10 Kapolda yang dirotasi dan dimutasi Kapolri

 

KH Syamsul Bahri menjelaskan bahwa Islam mengenal istilah khuntsa (memiliki dua alat kelamin sejak lahir), mukhannats (laki-laki menyerupai perempuan), dan mutarajjilah (perempuan menyerupai laki-laki). Ia menegaskan bahwa mukhannats dan mutarajjilah adalah perilaku yang dilarang Allah SWT dan Rasulullah SAW.

“Nabi Muhammad SAW bersabda, Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita, begitu pula wanita yang menyerupai laki-laki (HR Ahmad). Berdasarkan hadits ini, tindakan selebgram tersebut tergolong mukhannats, yang berarti ia telah menyerupai perempuan,” kata Syamsul.

Selain MUI, kritik keras juga disampaikan oleh anggota DPR RI Fraksi PDIP, Mufti Anam, yang menyebut tindakan Isa Zega sebagai penistaan agama.
“Ini adalah bentuk penistaan agama. Dia seorang transgender yang tetap laki-laki secara lahiriah, sehingga harus mengikuti tata cara umrah sebagai laki-laki,” ujar Mufti dalam video yang diunggah di akun Instagramnya.

BACA JUGA:  Yusril: Perjanjian Helsinki Tak Bisa Jadi Rujukan Sengketa 4 Pulau

 

Mufti menambahkan bahwa tindakan tersebut melanggar Pasal 156A KUHP tentang penodaan agama, yang dapat dikenakan hukuman penjara hingga 5 tahun.
“Isa Zega melakukan umrah dengan cara perempuan. Ini jelas melanggar hukum. Kami berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Mufti juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban masyarakat dan melindungi ajaran agama agar tidak disalahgunakan.
“Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar kedua di dunia. Jangan sampai tindakan seperti ini menjadi contoh buruk bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru