Hendra Dewanto Jambin Kejaksaan Agung Orangnya Sederhana Dan Dekat Dengan Media

Minggu, 5 Oktober 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Agung Lantik Hendra Dewanto Sebagai  Agung Muda Bidang Pembinaan . (Foto:Ist)

Jaksa Agung Lantik Hendra Dewanto Sebagai Agung Muda Bidang Pembinaan . (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Nama Hendro Dewanto belakangan menjadi sorotan publik. Jaksa Agung ST Burhanuddin mempercayakan kursi Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) kepadanya, sebuah posisi penting yang sebelumnya kosong sejak Mei 2025 lalu. Pelantikan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada hari Rabu, 2 Oktober 2025.

 

Bagi sebagian orang, jabatan tinggi identik dengan gemerlap dan kemewahan. Namun, Hendro Dewanto justru dikenal sebaliknya. Ia tetap sederhana, bersahaja, dan jauh dari sikap suka menonjolkan diri, bahkan dengan teman-teman media.
“Beliau itu orangnya tidak neko-neko. Lebih senang bekerja dalam senyap ketimbang banyak bicara,” ujar seorang rekannya di Kejaksaan Tinggi Jateng. Kesederhanaan ini menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya sepanjang kariernya.
Dalam pelantikan tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan para pejabat baru untuk menghayati sumpah jabatan. “Pelantikan adalah awal pengabdian yang lebih besar. Jabatan harus dimaknai sebagai amanah yang dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” tegasnya.
Pesan itu menjadi pengingat penting, sebab Jambin memegang peranan krusial dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) dan organisasi Kejaksaan. Hendro Dewanto diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam bidang ini.
Dalam amanatnya, Jaksa Agung menyiapkan tiga prioritas utama. Pertama, mengoptimalkan kolaborasi antarbidang agar kebijakan pimpinan bisa berjalan cepat dan efektif. Kedua, memperbaiki fasilitas kantor kejaksaan di daerah agar layak menjadi wajah institusi.
Ketiga, memperkuat Biro Kepegawaian dengan sistem mutasi dan promosi yang lebih adil dan profesional. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas aparatur kejaksaan di seluruh Indonesia.
Hendro Dewanto bukanlah sosok yang muncul secara instan. Ia memulai perjalanan kariernya di Korps Adhyaksa pada 14 Mei 1996 sebagai staf Tata Usaha Pendidikan dan Pelatihan di Kejaksaan Agung.
Dari titik awal itu, ia meniti jalan panjang, mulai dari Jaksa Fungsional di Yogyakarta, Kasi Pidum Kejari Belu, Kajari Lebak, hingga Asisten Pengawasan Kejati DKI Jakarta. Setiap jabatan diembannya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
Kariernya terus menanjak seiring waktu. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Penuntutan Jampidsus, Kajati Sulawesi Tenggara, hingga Kajati Jawa Tengah. Kini, hampir tiga dekade kemudian, ia mencapai salah satu puncak kariernya sebagai Jambin.
Sebagai putra daerah Jawa Tengah, Hendro Dewanto dikenal memiliki karakter disiplin, sederhana, dan dekat dengan media. Gaya kepemimpinannya yang membumi membuat ia mudah diterima di manapun ia ditempatkan.
Di tengah tantangan besar yang menanti, banyak pihak percaya bahwa Hendro Dewanto akan membawa semangat baru di Jambin. Penunjukannya sekaligus mengingatkan bahwa Kejaksaan masih menaruh kepercayaan kepada figur dengan karier panjang dari bawah, yang menjunjung tinggi integritas dan kesederhanaan.
Selain Hendro Dewanto, Jaksa Agung juga melantik beberapa pejabat lainnya, termasuk Ponco Hartanto sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Katarinda Endang Sarwestri sebagai Staf Ahli Bidang Pertimbangan dan Pengembangan Hukum, Iman Wijaya sebagai Staf Ahli Bidang Akuntabilitas dan Informasi Publik, serta Sarjono sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Internasional. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
BACA JUGA:  Rektor USU Nonaktif Muryanto Amin Mangkir dari KPK, Kasus Suap Proyek Jalan Rp231 Miliar di Sumut Makin Memanas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB