Hendra: Kualitas Aktivis Mahasiswa Tergadaikan

- Penulis

Selasa, 6 April 2021 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Sapma UIN Sumut, Hendra

Ketua Sapma UIN Sumut, Hendra

Medan-Mediadelegasi: Sebagian aksi demo mahasiswa yang beberapa pekan belakangan ini marak terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), dinilai sebagai penurunan kwalitas bahkan bila target aksi terindikasi pragmatis.   

Hal di atas disampaikan Hendra, salah seorang aktivis mahasiswa Fakuktas Ushuluddin & Studi Islam UIN Sumatera Utara, menyikapi tentang aksi demo di lingkungan UINSU yang beberapa pekan belakangan marak dilakukan.

Hendra yang juga Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA-PP) UIN Sumatera Utara ini memaparkan, aksi yang dilakukan harus didasarkan kepada kesadaran akan eksistensi mahasiswa sebagai agen perubahan dan pembaharuan.

“Aksi merupakan hak bahkan identitas seorang aktivis, tapi jangan juga karena aksi yang dilakukan integritas kita sebagai mahasiswa malah tergadaikan atau terdegradasi,” kata Hendra, Selasa, (6/4/2021).

Menurutnya, seorang mahasiswa harus melihat bahwa aksi turun ke jalan apalagi di dalam kampus, tidak boleh menjadi pilihan utama dan pertama. Apalagi mahasiswa menghadapi era industri 4.0 yang membutuhkan kompetensi.

BACA JUGA:  Respon Cepat ADIL Tanggapi Keluhan Masyarakat, Bahu Jalan Amri Tambunan Langsung Di C

“Sebagai insan akademik, seorang mahasiswa dalam upayanya mengawal perubahan harus mengedepankan dialog, diskusi serta audiensi. Jika jalan ini menemui kebuntuan barulah aksi menjadi pilihan terakhir,” terangnya.

Pola aksi yang belakangan terjadi dengan mengumpulkan 5-10 orang datang dan membentangkan spanduk, lalu kemudian pergi serta pola-pola lain seperti “aksi mogok makan” yang baru-baru ini terjadi, menurut Hendra benar-benar menyimpang kebiasaan aktivis kampus.

“Seorang aktivis baru akan turun ke jalan setelah benar-benar memahami dan menyadari akan masalah atau objek yang menjadi alasannya melakukan aksi. Seterusnya meyakini bahwa aksinya benar-benar demi kemaslahatan umum terutama mahasiswa dalam konteks di dalam kampus,” bebernya.

Hendra juga menyinggung tentang blackmailing activist yang memang menjadi fenomena di dunia. Dia menolak jika ada aksi-aksi mahasiswa yang bertujuan pragmatis, sektoral apalagi jika disetir atau ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

BACA JUGA:  Gerindra Sumut Targetkan Raih 21 Kursi Pileg 2024

“Sebagai mahasiswa saya sangat menyayangkan adanya indikasi oknum dosen UINSU justru telah menjadi aktor di belakang layar pada berbagai aksi yang terjadi belakangan,” bebernya.

Lebih jauh, Hendra menghawatirkan, jika sebagian aksi-aksi ini justru sengaja didorong atau diprovokasi oleh oknum-oknum yang merupakan barisan sakit hati serta oknum-oknum yang tidak menghendaki terjadinya perbaikan dan kemajuan UIN Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, Hendra juga menyampaikan dukungan serta keseiapannya dalam mengawal setiap upaya perbaikan yang dilakukan oleh Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA selama itu demi kemajuan UIN Sumatera Utara di masa mendatang. D|Med-rel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru