Medan-Mediadelegasi: Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution secara masif melakukan pembenahan infrastruktur. Fokus utama pembangunan ini menyasar pada peningkatan struktur jalan provinsi yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Sumatera Utara.
Infrastruktur Jalan Dan Jembatan Sumut Makin Optimal
Langkah nyata ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Bobby Nasution. Program ini diimplementasikan melalui skema Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi atau yang dikenal dengan program INSTANSI.
Kepala Bappelitbang Sumut, Dikky Anugrah, mengungkapkan bahwa total panjang jalan provinsi yang telah ditingkatkan strukturnya mencapai 44,95 kilometer. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Rabu (22/1/2026).
Berbagai ruas jalan penting telah berhasil dibenahi, di antaranya ruas Hilimbuasi–Mandrehe, Gunungsitoli–Afia, serta jalur Lolowua–Dola dan Dola–Duria. Perbaikan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi masyarakat di daerah-daerah tersebut.
Selain itu, pembenahan juga dilakukan pada ruas jalan Afia–Tuhemberua, Miga–Lolowua, hingga kawasan Silimbat–Parsoburan. Wilayah lain seperti Onan Ganjang–Pakkat dan Perbaungan–Pantai Cermin juga turut merasakan dampak positif dari program peningkatan struktur jalan ini.
Tidak ketinggalan, akses menuju kawasan produktif seperti Simpang Belidahan–Dolok Masihul dan Tanjung Beringin–Bandar Khalifah juga telah rampung dikerjakan. Begitu pula dengan ruas Simpang Beringin–Tandem Hilir yang kini kondisinya jauh lebih baik.
Selain jalan raya, satu pencapaian penting lainnya adalah penyelesaian pembangunan jembatan Idano Noyo di Nias Barat. Infrastruktur vital ini dijadwalkan akan segera diresmikan dalam waktu dekat agar bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Di wilayah Kepulauan Nias, Pemprov Sumut juga memberikan perhatian pada drainase dengan membenahi box culvert di Kota Gunungsitoli. Upaya ini dilakukan untuk menjamin kelancaran aliran air dan meminimalkan risiko kerusakan jalan akibat terjangan banjir.
Sektor konektivitas antarwilayah juga diperkuat melalui rehabilitasi Jembatan Aek Batang Angkola di Tapanuli Selatan dan Jembatan Aek Pardomuan di Tapanuli Utara. Jembatan-jembatan ini memiliki peran sentral dalam mendukung mobilitas warga dan distribusi logistik daerah.
Baca juga : https://mediadelegasi.id/jelang-ramadhan-pemprov-sumut-jamin-stok-pangan/
Sektor pertanian tidak luput dari sentuhan pembangunan lewat pembenahan saluran irigasi sepanjang 420 meter di Daerah Irigasi Pekan Kamis, Serdangbedagai. Perbaikan ini sangat krusial untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan persawahan milik petani lokal.
Rehabilitasi jaringan irigasi juga menyasar Daerah Irigasi Bah Kora II/Negeri Bosar di Kabupaten Simalungun. Proyek ini mencakup perbaikan saluran serta pembangunan terjunan air sepanjang 100 meter untuk menjaga stabilitas sistem pengairan di wilayah tersebut.
Beralih ke sektor pemukiman, Gubernur Bobby Nasution menunjukkan komitmen tinggi terhadap penyediaan hunian terjangkau. Melalui Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2025, pemerintah membuka peluang kolaborasi luas antara pengembang (REI) dan pihak perbankan.
Kerja sama strategis dengan Bank Sumut tersebut berhasil memfasilitasi penyediaan sebanyak 10.039 unit rumah bagi masyarakat. Program ini menggunakan skema KPR subsidi FLPP yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Cakupan wilayah penyediaan hunian ini sangat luas, menjangkau hampir seluruh kabupaten/kota di Sumut, mulai dari Medan, Asahan, hingga Pakpak Bharat. Hal ini mencerminkan pemerataan pembangunan yang tidak hanya berpusat di kota besar saja.
Sebagai pelengkap, pemerintah juga telah memperbaiki 400 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di berbagai kawasan pemukiman kumuh. Dengan pembenahan infrastruktur yang komprehensif ini, Pemprov Sumut optimis kualitas hidup dan ekonomi masyarakat akan terus meningkat di tahun 2026.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






