Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Qatar

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Qatar. (Foto : Ist.)

Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Qatar. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, markas militer terbesar AS di Timur Tengah, pada Senin (23/6/2025). Serangan ini merupakan respons langsung Iran atas pengeboman tiga fasilitas nuklirnya oleh militer AS sehari sebelumnya.

Fakta-Fakta Serangan

– Jumlah Rudal: Iran meluncurkan dua gelombang serangan rudal, dengan gelombang pertama terdiri dari 7 rudal dan gelombang kedua terdiri dari 11 rudal. Namun, hanya satu rudal yang berhasil menghantam sasaran, sementara sisanya dicegat dan jatuh ke laut.
– Peringatan Dini: Iran memberi peringatan kepada AS beberapa jam sebelum serangan dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dan memperkecil risiko eskalasi yang lebih luas. Presiden AS Donald Trump berterima kasih atas peringatan dini tersebut.
– Respons Qatar: Qatar menyatakan situasi keamanan dalam negeri tetap stabil, meskipun wilayahnya menjadi lokasi serangan. Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut bahwa tindakan pencegahan telah diambil, termasuk pengamanan wilayah udara dan laut.
– Prediksi AS: AS telah memprediksi serangan Iran dan memperingatkan warganya di Qatar untuk menghindari tempat-tempat publik dan tetap berada di lokasi aman sehari setelah AS menggempur tiga situs nuklir Iran.
– Reaksi Trump: Presiden AS Donald Trump menyebut serangan Iran sebagai “pembalasan yang lemah” dan menyambut baik fakta bahwa tidak ada korban jiwa. Trump juga membuka pintu negosiasi dan menginginkan Iran dan Israel melanjutkan ke jalur diplomasi.

BACA JUGA:  Serangan Pembalasan Iran terhadap Israel: Korban Tewas dan Luka Bertambah

Dampak dan Analisis

Serangan ini menandai eskalasi serius di kawasan Teluk dan meningkatkan ketegangan antara Iran dan AS. Namun, pemberitahuan dini dari Iran dan minimnya kerusakan menunjukkan bahwa kedua belah pihak masih berusaha menjaga ruang diplomasi terbuka.

Pangkalan Al Udeid memiliki peran penting dalam dinamika geopolitik regional sebagai markas militer terbesar AS di Timur Tengah. Serangan ini menegaskan betapa krusialnya pangkalan ini dalam konflik antara Iran dan AS.

Reaksi Internasional

– Kementerian Luar Negeri Qatar: mengecam serangan ini sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.
– Pemimpin Tertinggi Iran: Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan bahwa serangan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyakiti siapa pun, tetapi menegaskan bahwa Iran tidak akan membiarkan dirinya dilanggar.

BACA JUGA:  Iran Eksekusi Mati Pria yang Dituduh Jadi Mata-Mata Mossad

Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan antara Iran dan AS meningkat setelah AS menggempur tiga situs nuklir Iran. Serangan ini merupakan respons langsung Iran atas tindakan AS tersebut. Situasi di kawasan Timur Tengah masih sangat dinamis dan memerlukan perhatian internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara
​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan
​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua
kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:14 WIB

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:07 WIB

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:16 WIB

Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Berita Terbaru