Kecelakaan Tragis Parapat Renggut Tiga Nyawa Seketika

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan di Lingkar Luar Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun yang tewaskan tiga warga Riau, Selasa (24/3/2026). Foto: Ist.

Kecelakaan di Lingkar Luar Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun yang tewaskan tiga warga Riau, Selasa (24/3/2026). Foto: Ist.

Simalungun-Mediadelegasi: Peristiwa kecelakaan tragis terjadi di jalur alternatif lingkar luar Parapat, tepatnya di ruas Pondok Buluh–Sitahoan pada Selasa (24/3/2026) siang. Kecelakaan tragis tersebut melibatkan sebuah truk bermuatan baja ringan dan satu unit mobil penumpang, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan Tragis

Insiden ini bermula saat truk yang membawa muatan baja ringan diduga tidak mampu menanjak di jalur tersebut. Akibatnya, kendaraan berat itu mundur tanpa kendali dan menghantam mobil Toyota Kijang yang berada tepat di belakangnya.

Benturan keras tidak dapat dihindari. Mobil Kijang yang mengangkut enam orang penumpang itu mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan akibat tertimpa tekanan dari truk yang mundur.

Tiga orang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Sunarno (50), yang diketahui sebagai pengemudi mobil, serta dua penumpang remaja, Jihan Meilani Nasution (17) dan Yeni Hafizah Putri (17).

BACA JUGA:  Pesanan Kamar Hotel di Parapat dan Berastagi Mencapai 90-95 Persen

Korban yang meninggal diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Mereka merupakan bagian dari rombongan yang berasal dari Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Sementara itu, tiga penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/yaqut-tak-diborgol-saat-kembali-ditahan-kpk

Salah satu anggota keluarga korban, Reynaldi, mengungkapkan bahwa rombongan tersebut sedang dalam perjalanan menuju kawasan wisata Danau Toba. Perjalanan itu juga bertepatan dengan momen libur Lebaran.

Menurut Reynaldi, mereka berangkat menggunakan beberapa kendaraan yang berbeda. Sebagian rombongan bertujuan untuk berziarah, sementara lainnya sekaligus berencana berlibur.

Ia menuturkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, rombongan sempat beberapa kali berhenti untuk beristirahat. Namun nahas, insiden justru terjadi ketika melintasi jalur alternatif tersebut.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Serahkan Bantuan Sembako Bagi Masyarakat di Simalungun

“Truk muatan baja ringan itu gagal menanjak, lalu mundur dan langsung menghantam mobil keluarga kami,” ujar Reynaldi dengan suara bergetar, masih syok atas kejadian yang menimpa keluarganya.

Jalur alternatif Pondok Buluh–Sitahoan sendiri dikenal memiliki medan yang cukup menantang, dengan tanjakan curam yang kerap menyulitkan kendaraan berat, terutama jika membawa muatan penuh.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis kendaraan serta kondisi jalan yang menanjak.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara, khususnya kendaraan besar, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur ekstrem demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017
Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah
Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Pelaksanaan Ibadah ASN Pemkab Simalungun: Perbedaan Keyakinan Tidak Menjadi Pemisah
Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih: Pemkab Simalungun Adakan Rakor Khusus
Bupati Simalungun Resmikan SPPG Makan Bergizi Gratis ala Delphi: Standar Tinggi Dijamin
Pelajar SMK Tewas Tertabrak KA Siantar Express 
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:52 WIB

Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01 WIB

Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:55 WIB

Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti

Senin, 13 Juli 2026 - 10:40 WIB

Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:21 WIB

Pelaksanaan Ibadah ASN Pemkab Simalungun: Perbedaan Keyakinan Tidak Menjadi Pemisah

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB