Kejanggalan Rekrut Cados UINSU, Menag Harus Turun Tangan

Kejanggalan Rekrut Cados UINSU, Menag Harus Turun Tangan
Presiden Alumni UINSU, TGB Dr Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk MA. Foto: D|Ist

Terlebih, katanya, jika benar ada orang yang tidak mendaftar atau tidak lulus administrasi tapi kemudian namanya muncul sebagai peserta yang lulus Tes Kemampuan Dasar (TKD) serta mengikuti tahap Seleksi Wawancara, maka hal itu sangat memalukan.

 “Jika itu benar, itu membuktikan Pansel tidak profesional dan diduga ada permainan dalam perekrutan itu dan telah melanggar etika lembaga pendidikan tinggi. Apalagi juga ada informasi, ada peserta yang mendaftar pada formasi tertentu tetapi di luluskan pada formasi yang tidak ia daftar. Ini bertentangan dengan prinsip etika moral akedemik dan spirit wahdatul ulum yang saat ini sedang dikembangkan, dimana praktik integrasi ilmu seyogyanya tercermin pada seleksi ini,” papar Ahmad Sabban.

Selain itu, Ahmad Sabban juga meminta Menteri Agama bertindak dan memerintahkan pihak UINSU melakukan perekrutan ulang Dosen Tetap BLU Non PNS dengan terlebih dahulu mengganti seluruh Pansel. Dalam perekrutan ulang, Pansel harus transparan dan membuat rangking serta skor setiap peserta pada semua tahapan seleksi.

Persoalan ini menurutnya tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena hanya akan membuat citra UINSU semakin terpuruk dan membuat masyarakat enggan untuk mengkuliahkan anak-anaknya di UINSU. D|Red

Pos terkait