Medan-Mediadelegasi: Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Penkum Kejatisu) melaksanakan Penyuluhan Hukum (Luhkum) Jaksa Masuk Sekolah 2021 di SMA Negeri 10 Medan, Rabu (31/3/2021).
Materi kegiatan Luhkum Jaksa Masuk Sekolah 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) tersebut diantaranya, Stop Penyebaran Hoax, Paham Radikalisme dan Pancasila. Sementara itu pemberi materi diantaranya, Sumanggar Siagian SH MH (Kasi Penkum dan Humas Kejatisu) dan Juliana P.C Sinaga SH.CN.MHum (Jaksa Intelijen Kejatisu).
Turut hadir dalam kegiatan Luhkum yakni Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Medan, Sustesy, guru dan siswa dengan jumlah siswa 20.
Dalm kegiatan itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Medan, Sustesy mengatakan dalam perkembangan anak didik sekarang rentan dengan penyebaran berita Hoax.
” Diharapkan nantinya dengan dengan mengikuti kegiatan ini, anak didik khususnya SMA Negeri 10, bisa menjadi lebih baik dalam hal penyebaran pemberitaan,” ucapnya.
Sustesy menambahkan kegiatan ini sangat bermanfaat dan suatu acara yang positif. Dimana maraknya berita Hoax yang beredar di masyarakat, khususnya siswa sekolah agar lebih teliti dalam bermedia sosial.
Kasipenkum Kejatisu Sumanggar Siagian menyampaikan sesuai dengan amanat Jaksa Agung RI program Jaksa Masuk Sekolah dengan maksud dan tujuan, agar anak-anak atau siswa SMA Negeri 10 agar lebih mengenal dan memahami hukum atau Undang undang, yang berlaku di Indonesia.
Dan juga bersosialisasi dengan siswa agar bisa lebih mendekatkan dan mengenal serta bersahabat, dengan Kejaksaan dan ketentuan peraturan Hukum yang ada di Indonesia.
“Kegiatan sendiri sudah dilakukan di sembilan sekolah dan berlanjut ke sekolah lainnya”, pungkasnya.
Sementara itu, salahsatu SMA Negeri 10 Medan, Safona Kelas 10 IPA III kepada Media Delegasi mengatakan, sangat antusias dengan kegiatan ini dan sangat bermanfaat serta membantu bagi para siswa sendiri dalam hal bermedia sosial, agar lebih teliti dalam bermedia.
Dalam kesempatan tersebut Humas Kejati Sumatera Utara memberikan bantuan Masker dan Hand sanitizer secara Simbolis kepada pihak sekolah SMA Negeri 10 Medan.
D|Med-Gur.






