Keluarga Buronan Bos Judi Apin BK Dicekal

- Penulis

Jumat, 7 Oktober 2022 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tim gabungan Direktorat Reskrimsus Polda Sumut dan Polrestabes Medan melakukan penggeledahan rumah mewah milik Apin BK, bos judi online, di Jalan Palem, komplek perumahan Cemara Asri, pada 19 Agustus 2022 lalu.  Foto: Ilustrasi

Tim gabungan Direktorat Reskrimsus Polda Sumut dan Polrestabes Medan melakukan penggeledahan rumah mewah milik Apin BK, bos judi online, di Jalan Palem, komplek perumahan Cemara Asri, pada 19 Agustus 2022 lalu. Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Polda Sumatera Utara (Sumut) meminta kepada pihak Imigrasi agar keluarga Apin BK alias Jonni, bos judi online Cemara Asri yang telah jadi tersangka dan buronan interpol, dicekal keluar negeri.

“Pencekalan tersebut bakal dilakukan selama 20 hari ke depan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada pers, di Medan, Jumat (7/10).

Hadi menyebutkan, keluarga Apin BK yang terdiri dari anak, istrinya dan beberapa orang lainnya tidak kooperatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka tidak menghadiri pemanggilan yang kedua penyidik Polda Sumut sebagai saksi.

“Jika mereka tidak kooperatif, tidak menutup kemungkinan keluarga Apin BK bertanggung jawab secara hukum,” ucapnya.

BACA JUGA:  Waskita Karya Bantah Tidak Punya Dana

Hadi menambahkan, penyidik akan terus mendalami termasuk proses hukum terhadap keluarganya (anak dan istrinya).

“Tidak menutup kemungkinan penyidik juga akan meminta pertanggungjawaban hukum/pidana kepada keluarga Apin BK,” ujar dia.

Sebelumnya, penyidik Polda Sumut telah dua kali memanggil empat orang keluarga dekat Apin BK yang terdiri dari istri dan anaknya.

Pemanggilan pertama dilayangkan pada Selasa (27/9), namun mereka tidak menghadirinya.

Kemudian, dilanjutkan hari Rabu (28/9), namun mereka melayangkan surat penundaan pemeriksaan dengan alasan kurang sehat.

Penyidik kemudian memastikan kebenaran alasan itu, dengan membawa tim dokter dari Bidokkes Polda Sumut ke alamat mereka.

Disebutkannya, ada tiga tempat yang didatangi, tetapi mereka tidak berada di tempat.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Tangkap Buronan Tersangka Dugaan Korupsi di BSM Medan

Kemudian saat polisi hendak memastikan keadaan keluarga Apin tersebut, rumah yang diduga tempat tinggal mereka mereka sudah kosong.

“Penyidik melakukan pemanggilan kedua yang di jadwalkan pada Jumat (30/9) namun mereka tidak memenuhi pemanggilan dari Polda Sumut,” kata Hadi. D|Red-04

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal
Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:10 WIB

DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:05 WIB

Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terbaru