Medan-Mediadelegasi : Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas keberhasilannya menjaga kondisi tetap kondusif selama aksi demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Staf Khusus Bidang Keamanan dan Hukum Kemendagri, Wahyu Bintoni Hari Bawono, menyoroti bahwa demo di Sumut berlangsung tanpa anarkisme dan penjarahan.
Apresiasi tersebut disampaikan Wahyu saat menghadiri acara Asistensi, Monitoring dan Evaluasi Pasca Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Daerah, yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut. Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, beserta Tim Kemendagri.
Wahyu Bintoni Hari Bawono menyatakan, pihaknya menyadari adanya aksi-aksi anarkis dan penjarahan yang terjadi di beberapa daerah. Oleh karena itu, kunjungannya ke Sumut bertujuan untuk memastikan situasi keamanan di setiap wilayah.
“Kami mengapresiasi Provinsi Sumut yang telah menetapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi demo kemarin, sehingga Sumut kondusif,” ujar Wahyu, menegaskan pujiannya.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan sembilan langkah strategis yang diamanatkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk mengantisipasi demo. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution menjelaskan bahwa Pemprov Sumut telah berupaya keras bersama Forkopimda, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan damai.
Bobby merinci beberapa langkah konkret yang telah dilakukan, termasuk menggelar doa bersama, menemui dan berdialog dengan para pendemo, serta menampung aspirasi buruh.
Selain itu, Pemprov Sumut juga menyalurkan bantuan beras SPHP kepada pengemudi ojek online dan memberikan pengobatan bagi mereka yang terdampak luka-luka akibat demo. Penyelenggaraan pasar murah di seluruh kabupaten/kota se-Sumut juga menjadi salah satu upaya mitigasi.
Unsur Forkopimda, lanjut Bobby, turut berperan aktif dengan mendatangi para pendemo, mengajak mereka berdialog, dan menyalurkan berbagai bantuan. “Alhamdulillah, di Sumut sudah lebih tertib, khususnya dalam menyampaikan aspirasi dari pertama aksi,” ungkapnya.
Terkait instruksi pengaktifan Siskamling, Bobby Nasution menyatakan kesiapannya. Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumut akan segera berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk mengaktifkan kembali Pos Kamling.
Bobby berbagi pengalamannya saat menjabat Wali Kota Medan, di mana Siskamling pernah berhasil diaktifkan untuk mengatasi tawuran di wilayah Belawan. Pengalaman ini menjadi landasan kuat untuk implementasi Siskamling di tingkat provinsi.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengaktifan Pos Kamling. Karena menjaga kondusivitas di Sumut adalah tanggungjawab kita bersama,” pungkas Bobby, menutup pertemuan tersebut. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







