Ketua Fraksi Golkar Dukung Wali Kota Jadikan Medan Kota Wisata Kuliner

Minggu, 7 Maret 2021 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, M. Afri Rizki Lubis, S.M, M.I.P, menyambut baik dan sangat mendukung program Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang berjanji akan berkolaborasi dengan segenap stakeholder untuk membenahi dan mengangkat marwah Kota Medan menjadi kota yang menjadi wisata kuliner dan ‘Pusat Kuliner Asia’, hal ini dinyatakan saat bertemu dengan Duta Besar India di Medan.

Menurut Rizki, dengan posisi yang strategis dan keberagaman penduduk Kota Medan menjadikan kuliner yang tersedia di Medan merupakan hasil dari akulturasi etnis dan percampuran budaya yang ada, baik Melayu, Jawa, Batak Toba, Karo, Mandailing, Pakpak, Nias, Angkola, Sunda, Banjar, Aceh Minang, Tionghoa dan Tamil.

“Walikota pun bertekad menjadikan kawasan Kesawan sebagai kota warisan kuno yang artistik yang akan mengundang wisatawan ke Kota Medan. Untuk menunjang sektor pariwisata juga tak kalah pentingnya adalah kuliner yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kota Medan,” ujar Rizki kepada wartawan, Minggu (7/3/21).

Untuk menjadikan Kota Medan sebagai Pusat Kuliner Asia, kata Rizki, Pemko Medan dibawah kepemimpinan Bobby Afif Nasution dan Aulia Rahman hendaknya juga menggandeng pelaku UMKM yang merupakan sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Indonesia di Kota Medan.

BACA JUGA:  Dikunjungi Bupati Aceh Timur, Wali Kota Medan Berbagi Informasi Tentang Pengembangan Wisata Kuliner

“Mayoritas pelaku sektor UMKM di Kota Medan bergerak di usaha kuliner atau makanan dan minuman yang menghadirkan berbagai varian rasa dan penyajiannya, dari mulai makanan dan minuman tradisional yang dijajakan di pinggir jalan sampai ke café dan restoran,” ungkap Rizki.

Saat pandemi Covid 19 ini saja, imbuh Ketua Komisi III DPRD Medan itu, sektor UMKM kuliner masih tetap eksis dan bertahan dari berbagai kesulitan akibat dampak pandemi yang cukup panjang.

Jadi Pemko Medan perlu pula berkolaborasi dengan UMKM yang merupakan bentuk kepedulian dan pemberdayaan masyarakat sealigus membawa kuliner khas Medan menjadi go-internasional dan mendukung sektor pariwisata Kota Medan menjadi penyumbang PAD dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dampak ekonominya bukan hanya kepada Pemko Medan melalui pajak dan retribusi daerah, kata Rizki, tapi juga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, pengurangan pengangguran dan memacu pertumbuhan ekonomi potensial bagi Kota Medan di masa mendatang.

Menurut Rizki, saat ini yang perlu dilakukan terhadap UMKM, khususnya di sektor kuliner adalah pembinaan dan penataan kawasan kuliner sehingga menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang akan berkunjung di Kota Medan.

Apalagi sebagai salah satu kota besar metropolitan, posisi Kota Medan sangat strategis karena dekat dengan negara-negara tetangga, akses transportasi dan fasilitas pendukung sektor pariwisata seperti infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara, transportasi darat, hotel dan restoran telah cukup memadai.

BACA JUGA:  Siap Rangkul Seluruh Elemen dengan Bijak dan Adil

“Saatnya Kolaborasi Medan Berkah juga dirasakan oleh saudara-sadara kita pelaku UMKM sehingga bisa berkembang dan merasakan berkah dari kebijakan untuk mewujudkan Kota Medan sebagai Pusat Kuliner Asia,” tegas Rizki.

Sebagai anak muda, kata Rizki, Walikota dan Wakil Walikota Medan tentu ingin pula agar potensi kuliner yang ada di Kota Medan bisa menjadi magnet dan sumber rezeki yang bisa dirasakan oleh segenap kalangan, bukan hanya kalangan atas, tatapi juga kalangan menengah dan bawah.

Bentuk kebijakan pengayoman terhadap ekonomi masyarakat kecil sebagaimana janji kampanye dahulu, bisa diwujudkan dengan mengajak pelaku UMKM ini mewujudkan program Kota Medan sebagai Pusat Kuliner Asia ini sehingga mampu menampung lapangan kerja bagi masyarakat Kota Medan dan tidak membuat masyarakat hanya menjadi penonton saja

“Sehinga program ini akan semakin dirasakan manfaatnya dan menjadi milik segenap kalangan sebagaimana esensi dari Kolaborasi Medan Berkah yang membawa berkah bagi segenap warga Kota Medan,” pungkasnya. D|Med-Gur|ril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru