Lahan Dikuasai, Pemilik Datangi Kantor PT Wika di Samosir

Selasa, 13 April 2021 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir- Mediadelegasi: Sangkot Manurung merasa kecewa atas perbuatan pihak PT Wika yang diduga menguasai lahan miliknya tanpa pemberitahuan di Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Sebab, di tanah miliknya sudah ditimbun dan didapati material bangunan milik pihak perusahaan yang sedang dalam proses pembangunan jembatan Tano Ponggol.

“Saya sangat kecewa atas perbuatan pihak perusahaan PT. Wika, mereka menguasai lahan saya tanpa ada pemberitahuan,” ujar Sangkot Manurung kepada wartawan, Minggu (11/4/2021).

Lebih lanjut Sangkot mengatakan, dia belum mendapat ganti rugi atas pembebasan lahan tersebut.

“Mereka memiliki data, bahwa lokasi tanah saya belum mendapatkan ganti rugi, tapi tanah saya kok di Police line, apa dasar hukum mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Tolak Kehadiran Rizieq Shihab, 3 Elemen Masyarakat Medan Gelar Aksi

Menurut Sangkot Manurung nilai harga ganti rugi tanah yang diberikan pemerintah tidak setimpal, sehingga tidak akan sanggup membeli tanah  pengganti.

“Pembangunan ini tujuanya untuk kesejahteraan rakyat, seharusnya pemerintah mengkaji ulang tentang nilai ganti rugi tanah disini, agar bisa kita pergunakan untuk membeli tanah penggantinya,” harapnya.

Ketika dikofirmasi kepada pihak perusahaan melalui Faisal lewat telepon seluler, dia mengatakan akan ada pemindahan dan  membongkarnya kembali.

Sementara saat wartawan mendatangi kantornya yang berada di lokasi pekerjaan tersebut, Senin (13/4), pihak perusahaan sedang tidak menerima tamu (libur), hingga berita ini dikirim ke redaksi.D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru