Medan-Mediadelegasi: Global Citizen Solution baru-baru ini merilis laporan terbarunya, “Global Education Report 2025”, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai kualitas pendidikan di 72 negara di seluruh dunia. Laporan ini menyoroti negara-negara dengan sistem pendidikan terbaik, dengan fokus pada berbagai aspek seperti skor PISA, tingkat literasi, rasio siswa-guru, dan peringkat universitas.
Dalam laporan tersebut, China dan Singapura berhasil menduduki posisi teratas di kawasan Asia sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik. Kedua negara ini meraih skor yang sama, yaitu 73,28, dan menempati peringkat ke-9 dan ke-10 secara global.
Laporan “Global Education Report 2025” menggunakan sepuluh dasar penilaian utama untuk mengevaluasi sistem pendidikan di berbagai negara. Dasar penilaian tersebut meliputi:
Skor PISA OECD: Menilai kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam membaca, matematika, dan sains.
Peringkat QS dan Times Higher Education (THE): Menilai keunggulan pendidikan tinggi melalui reputasi akademis, hasil penelitian, pengajaran, dan keberagaman global.
Subindeks sistem pendidikan: Menggabungkan kinerja PISA dengan keberadaan negara di 1.000 universitas global teratas.
Efektivitas biaya pendidikan tinggi: Mengevaluasi keseimbangan antara kualitas dan keterjangkauan biaya kuliah dan biaya hidup.
Kualitas hidup dan pengalaman mahasiswa: Mencerminkan kelayakan hidup, penerimaan migran, perawatan kesehatan, kedamaian, dan kebahagiaan.
Tingkat literasi dan pencapaian pendidikan: Mengukur literasi orang dewasa dan partisipasi tersier.
Pengeluaran pendidikan (% PDB): Tingkat pendanaan pemerintah relatif terhadap kapasitas ekonomi.
Rasio siswa-guru: Gambaran umum kapasitas pengajaran dan lingkungan kelas.






