LPPM Unpri Terus Tingkatkan Status Klaster Madya Penelitian

Jumat, 1 Mei 2020 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screen Slide rapar virtual LPPM Unpri dengan Arjon Turnip. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Tak ingin rekam jejak publikasi internasional para dosen Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan mengendur, Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) perguruan tinggi ini terus melakukan diskusi.

Covid-19 yang mendera bangsa bukan penghalang bagi kalangan LPPM Unpri melakukan berbagai penelitian.  Capaian Unpri di akhir 2019 yang mampu meraih klaster madya serta serapan dana terbanyak peringkat tujuh nasional patut ditingkatkan.

Ketua LPPM Unpri, Edy Fachrial MSi kepada Mediadelegasi, Jumat (1/5), secara tertulis mengungkapkan kesungguhan para dosen Unpri untuk terus berkarya mengisi deretan rekam jejak publikasi internasional.

“Ini merupakan hal yang wajib untuk dicapai, sehingga dosen dapat berpartisipasi dalam hibah penelitian yang diselenggarakan oleh Ristek-BRIN setiap tahunnya. Dana penelitian itu harus terserap maksimal,” kata Edy Fachrial.

BACA JUGA:  ‘Pak Ogah’ Keringat Jagung, Malam Lebaran Tembung Macat Total

Menurutnya, LPPM baru saja melakukan kegiatan review artikel ilmiah yang dilaksanakan secara virtual meeting yang dihadiri segenap dosen dan Wakil Rektor 2  Dr Ermi Girsang.

Kegiatan rutin membahas penelitian, kata Edy Fachrial, dibimbing Arjon Turnip PhD dari peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjadi sangat esensial untuk mencapai rekam jejak publikasi internasional.

“Pertemuan hari ini merupakan lanjutan, khusus Fakultas Keperawatan dan Kebidanan dengan agenda revisi publikasi ilmiah dan persiapan proposal,” ungkapnya seraya mengatakan targetnya enam hingga  10 publikasi ilmiah bereputasi akan terbit tahun 2020.

Dikatakan, berbagai pelatihan terkait teknik menulis artikel ilmiah serta proposal penelitian telah dilakukan dan salah satunya adalah pelatihan yang diberikan Arjon Turnip PhD yang telah dilaksanakan sejak 2019 lalu hingga sekarang.

BACA JUGA:  Saksi Ahli Dihadirkan Dalam Perkara Rehabilitasi Irigasi di Desa Sorkam Barat

Antara lain output pelatihan tersebut, kata Edy, terbentuknya tim riset unggulan setiap fakultas serta terlaksananya prosiding internasional bereputasi guna penambahan jumlah publikasi ilmiah para dosen.

Sekadar untuk diketahui, salah satu persyaratan mutlak bagi para dosen agar berpartisipasi dalam klaster madya adalah memiliki rekam jejak minimal 2 publikasi internasional. D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Berita Terbaru