Mayat Pria di Sungai Lau Gunung Diduga Dibunuh, Keluarga Soroti Kejanggalan dan Minta Polisi Usut Tuntas

Mayat Pria di Sungai Lau
Veni Indriani Bancin (paling kanan) didampingi keluarganya saat menyampaikan harapan dan permintaannya kepada Polri. (Foto: Harian Mistar)

Dairi-Mediadelegasi: Penemuan mayat pria di Sungai Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, menyisakan tanda tanya besar. Keluarga korban menduga kematian tersebut tidak wajar dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

Mayat Pria di Sungai Lau Gunung Ditemukan Setelah Dilaporkan Hilang

Korban diketahui bernama Naman Petrus Berasa (NPB). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.

Kecurigaan keluarga bermula dari kronologi yang dianggap janggal. Istri korban, Veni Indriani Bancin, mengungkapkan suaminya terakhir terlihat pada Rabu (18/3/2026) setelah dijemput seorang rekannya berinisial HT. Keduanya disebut pergi ke kawasan Lau Gunung.

Bacaan Lainnya

Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung pulang. Saat dicari, HT mengaku bahwa mereka sempat melompat ke jurang dekat sungai saat terjadi penggerebekan narkoba oleh polisi.

Pernyataan tersebut justru memicu kecurigaan. Keluarga menilai tidak ada tanda-tanda orang jatuh di lokasi yang dimaksud. Bahkan, tidak ditemukan bekas kerusakan tanaman atau jejak di sekitar titik yang disebut sebagai lokasi jatuh.

“Korban bertubuh besar, tapi tidak ada jejak sama sekali. Ini yang membuat kami curiga,” ungkap pihak keluarga.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/coretax-pajak-2026-dikeluhkan-pemerintah-akui-banyak-kendala/

Selain itu, kondisi jenazah juga memperkuat dugaan adanya unsur kekerasan. Keluarga menyebut wajah korban mengalami kerusakan parah, bahkan ditemukan luka yang diduga akibat benda tajam di bagian tubuh tertentu.

Kejanggalan lain, keluarga mengaku sempat tidak diperbolehkan melihat kondisi jenazah sebelum proses autopsi dilakukan. Hal ini semakin memperbesar kecurigaan adanya dugaan tindak kriminal di balik kematian korban.

Pos terkait