Mayat Pria di Sungai Lau Gunung Diduga Dibunuh, Keluarga Soroti Kejanggalan dan Minta Polisi Usut Tuntas

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Veni Indriani Bancin (paling kanan) didampingi keluarganya saat menyampaikan harapan dan permintaannya kepada Polri. (Foto: Harian Mistar)

Veni Indriani Bancin (paling kanan) didampingi keluarganya saat menyampaikan harapan dan permintaannya kepada Polri. (Foto: Harian Mistar)

Dairi-Mediadelegasi: Penemuan mayat pria di Sungai Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, menyisakan tanda tanya besar. Keluarga korban menduga kematian tersebut tidak wajar dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

Mayat Pria di Sungai Lau Gunung Ditemukan Setelah Dilaporkan Hilang

Korban diketahui bernama Naman Petrus Berasa (NPB). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.

Kecurigaan keluarga bermula dari kronologi yang dianggap janggal. Istri korban, Veni Indriani Bancin, mengungkapkan suaminya terakhir terlihat pada Rabu (18/3/2026) setelah dijemput seorang rekannya berinisial HT. Keduanya disebut pergi ke kawasan Lau Gunung.

Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung pulang. Saat dicari, HT mengaku bahwa mereka sempat melompat ke jurang dekat sungai saat terjadi penggerebekan narkoba oleh polisi.

BACA JUGA:  Program Makan Bergizi Gratis di Sumut Dihentikan Sementara

Pernyataan tersebut justru memicu kecurigaan. Keluarga menilai tidak ada tanda-tanda orang jatuh di lokasi yang dimaksud. Bahkan, tidak ditemukan bekas kerusakan tanaman atau jejak di sekitar titik yang disebut sebagai lokasi jatuh.

“Korban bertubuh besar, tapi tidak ada jejak sama sekali. Ini yang membuat kami curiga,” ungkap pihak keluarga.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/coretax-pajak-2026-dikeluhkan-pemerintah-akui-banyak-kendala/

Selain itu, kondisi jenazah juga memperkuat dugaan adanya unsur kekerasan. Keluarga menyebut wajah korban mengalami kerusakan parah, bahkan ditemukan luka yang diduga akibat benda tajam di bagian tubuh tertentu.

Kejanggalan lain, keluarga mengaku sempat tidak diperbolehkan melihat kondisi jenazah sebelum proses autopsi dilakukan. Hal ini semakin memperbesar kecurigaan adanya dugaan tindak kriminal di balik kematian korban.

Di sisi lain, pihak kepolisian menjelaskan bahwa pada malam kejadian memang terjadi penggerebekan lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di sekitar Sungai Lau Gunung. Saat penggerebekan berlangsung, sejumlah orang melarikan diri, bahkan ada yang melompat ke sungai.

BACA JUGA:  BPD Minta Stop Distribusi Logistik Pilkades Pegagan Julu VI

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti narkotika dan beberapa sepeda motor dari lokasi tersebut. Namun, hingga kini belum ada tersangka yang diamankan terkait peristiwa tersebut.

Keluarga korban pun mendesak agar Polri mengusut kasus ini secara transparan dan profesional.

“Kami minta kasus ini dibuka terang benderang. Banyak kejanggalan yang harus dijelaskan,” ujar keluarga korban.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (Dilansir dari Mistar.id). D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Sinabung Naik Level Siaga, BNPB Minta Warga Segera Mengungsi ke Tempat Aman
Wapres Gibran Tinjau Rekonstruksi SMA Negeri 1 Barus, Pastikan Siswa Belajar Aman Pascabencana
Wapres Gibran dan Gubernur Bobby Serahkan Sertifikat Rumah Huntap kepada 40 Warga Sibolga
Gubernur Bobby Resmikan Jembatan Bailey Parjalihotan, Akses Warga dan Anak Sekolah Semakin Lancar
Wagub Sumut Surya Dorong Garuda Indonesia Buka Kembali Rute Langsung Kualanamu–Nias
APBD Cerdas: Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Setiap Rupiah Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat
Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi Khusus Wisata, Pengerjaan Mulai 2027
Sinabung Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga Zona Merah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:45 WIB

Gunung Sinabung Naik Level Siaga, BNPB Minta Warga Segera Mengungsi ke Tempat Aman

Jumat, 4 September 2026 - 17:33 WIB

Wapres Gibran Tinjau Rekonstruksi SMA Negeri 1 Barus, Pastikan Siswa Belajar Aman Pascabencana

Jumat, 4 September 2026 - 17:27 WIB

Wapres Gibran dan Gubernur Bobby Serahkan Sertifikat Rumah Huntap kepada 40 Warga Sibolga

Jumat, 4 September 2026 - 13:53 WIB

Gubernur Bobby Resmikan Jembatan Bailey Parjalihotan, Akses Warga dan Anak Sekolah Semakin Lancar

Kamis, 3 September 2026 - 17:25 WIB

Wagub Sumut Surya Dorong Garuda Indonesia Buka Kembali Rute Langsung Kualanamu–Nias

Berita Terbaru