Menciptakan ‘Healing Space’ di Rumah: Tren Dekorasi yang Kian Populer di Era New Normal

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visualisasi dari sebuah ruang *healing space*. (Foto : AI)

Visualisasi dari sebuah ruang *healing space*. (Foto : AI)

Medan-Mediadelegasi : Seiring dengan perubahan gaya hidup akibat pandemi, rumah tak lagi hanya sekadar tempat tinggal. Ia telah bertransformasi menjadi kantor, sekolah, tempat berolahraga, hingga ruang refleksi pribadi. Pergeseran ini memunculkan tren baru dalam dunia lifestyle, khususnya dekorasi rumah. Banyak orang kini berfokus menciptakan “ruang penyembuhan” atau healing space di dalam hunian mereka.

Menurut pengamat desain interior, tren ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk menemukan ketenangan di tengah ketidakpastian. “Rumah adalah benteng kita. Ketika dunia di luar terasa chaotic, kita mencari kedamaian di dalam,” kata seorang desainer interior terkenal.

Salah satu elemen utama dari tren ini adalah kehadiran tanaman hias. Tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tanaman dipercaya dapat meningkatkan kualitas udara dan memberikan efek menenangkan. Jenis tanaman yang populer antara lain Monstera, Fiddle Leaf Fig, dan berbagai jenis Sansevieria yang perawatannya mudah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pencahayaan yang hangat dan lembut menjadi kunci. Penggunaan lampu dengan cahaya kekuningan (warm white) atau lilin aromaterapi sangat digemari untuk menciptakan suasana relaksasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan menciptakan ambience yang nyaman, terutama di malam hari.

BACA JUGA:  Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan, Tips Praktis untuk Gaya Hidup Sehat

Tren lain yang menonjol adalah minimalisme dan fungsionalitas. Setelah berbulan-bulan di rumah, banyak orang menyadari bahwa barang-barang yang tidak esensial hanya menambah kekacauan. Mereka mulai menerapkan konsep decluttering dan memilih furnitur yang multifungsi, seperti sofa bed atau meja lipat, untuk memaksimalkan ruang yang terbatas.

Tekstur alami juga mengambil peran penting. Penggunaan material seperti kayu, rotan, bambu, dan linen semakin diminati. Material-material ini memberikan sentuhan organik yang menghubungkan kita dengan alam, membantu mengurangi stres, dan membuat rumah terasa lebih sejuk dan nyaman.

Tak ketinggalan, area kerja yang nyaman dan ergonomis menjadi prioritas. Dengan banyak perusahaan menerapkan sistem kerja hybrid, ruang kerja di rumah harus dirancang dengan baik. Meja dan kursi yang ergonomis, pencahayaan yang cukup, dan dekorasi yang memotivasi menjadi elemen esensial untuk mendukung produktivitas.

BACA JUGA:  Ihwal Langkah Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri KLHK

Di era digital ini, kemudahan mencari inspirasi dari media sosial seperti Pinterest dan Instagram juga memicu tren ini. Para influencer dan desainer interior berlomba-lomba membagikan ide-ide kreatif, membuat dekorasi rumah terasa lebih personal dan mudah diakses.

Secara keseluruhan, tren dekorasi rumah di era new normal bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang kesehatan mental dan kesejahteraan. Rumah kini menjadi tempat di mana kita bisa benar-benar beristirahat dan mengisi ulang energi, menjadikannya ‘tempat penyembuhan’ yang esensial.

Dengan semakin besarnya kesadaran akan pentingnya rumah sebagai sanctuary, industri dekorasi dan furnitur diprediksi akan terus berkembang. Konsumen kini tidak hanya mencari keindahan, tetapi juga kenyamanan dan makna di balik setiap pilihan desain. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isu Clara Wirianda: Klarifikasi Soal Lily dan Dugaan Kedekatan dengan Pejabat Medan
Hindari Kesalahan Gaya Rambut Ini Agar Terlihat Lebih Muda dan Segar
Ramalan Zodiak Cinta Hari ini, Tips untuk Memperbaiki Hubungan
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan, Tips Praktis untuk Gaya Hidup Sehat
Sulit Move On dari Mantan, Kenapa?
Aktor Korea Selatan Song Young Kyu Meninggal Dunia di Usia 55 Tahun

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 19:56 WIB

Isu Clara Wirianda: Klarifikasi Soal Lily dan Dugaan Kedekatan dengan Pejabat Medan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:59 WIB

Hindari Kesalahan Gaya Rambut Ini Agar Terlihat Lebih Muda dan Segar

Senin, 22 September 2025 - 12:56 WIB

Ramalan Zodiak Cinta Hari ini, Tips untuk Memperbaiki Hubungan

Selasa, 9 September 2025 - 13:55 WIB

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan, Tips Praktis untuk Gaya Hidup Sehat

Sabtu, 6 September 2025 - 15:16 WIB

Sulit Move On dari Mantan, Kenapa?

Berita Terbaru