Meski Sempat Menuai Masalah, Pengerukan Dasar Sungaikanan Terus Berlanjut

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2020 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat alat berat di alur Sungaikanan untuk melakukan pengerukan sirtu milik SA. Foto: D|Ist

Labusel-Mediadelegasi: Pengerukan dasar Sungaikanan di Desa Sihosur, Desa Hutagodang, Kecamatan Sungaikanan, Labuhanbatu Selatan (Labusel), secara besar-besaran masih terus berlangsung. Meski sempat menuai masalah, oknum pengusaha tetap saja mengambil pasir dan batu (sirtu) dan diduga menjualnya kepada PT ANJ di Pekan Sabtu Simangambat, Kabupaten Padanglawas Utara.

Informasi diperoleh Mediadelegasi, hingga Minggu (17/5), menyebutkan, pengusaha galian brinisial SA tidak memiliki ijin untuk mengeruk galian C dasar Sungaikanan itu. SA hanya memiliki ijin galian tanah darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak heran, jika pihak Dinas Pertambangan dan Polres setempat melakukan chek lapangan pada 27 Januari lalu. Meski hasil peninjauan pihak berwenang itu belum jelas juntrungnya, SA tetap saja beroparasional di lokasi itu menggunakan alat berat hingga hari ini.

BACA JUGA:  Marwan Dasopang Berbagi dengan Masyarakat Labuhanbatu Selatan

Petugas Kepolisian yang diketahui ikut turun ke lapangan 27 Januari lalu ketika dikonfirmasi terkait hasil dari peninjauan tim, mengatakan sedang dalam proses. “Tentang hasil peninjauan lokasi tambang itu, tanyakan pada petugas Pertambangan,” sarannya.

Sayangnya, ketika hal tersebut ditanyakan kepada petugas Pertambangan, malah mengatakan agar wartawan menanyakan hal itu kepada Kepolisian. “Saya waktu itu yang diminta kepolisian untuk melakukan cek lokasi Galian C itu,” kilahnya.

Demikian ketika wartawan menghubungi petugas Badan Lingkungan Hidup Labusel, justru mengatakan galian C itu persoalan lama. “Itu sudah ditangani pihak hukum, mungkin anda saja yang baru dengar tentang galian C tersebut,” katanya.

Wartawan terus melakukan penelusuran informasi dan menghubungi pihak Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara melalui WAnya.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Ingatkan Jajaran Lindungi Masyarakat

“Maaf bang, terkait informasi dari hasil tim kemarin saya tidak bisa menyampaikan. Saya kemarin dipanggil pihak Polres untuk membantu pengambilan titik koordinat dan data yang didapat diserahkan ke pihak Polres,” tulisnya. Jadi menurutnya, dia tidak berhak memberikan data ataupun informasi tersebut. “Abang bisa minta ke pihak Polres karena itu merupakan wewenang mereka,” tukasnya lagi. D|Lbs-50

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah
Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas
Pemprov Sumut Gelar Mudik Gratis Nataru 2024/2025,
Bobby dan Kahiyang Hadiri Hari Santri di Labusel
Laznas DPF Latih Pengelola Zakat Sejumlah Perusahaan untuk Peningkatan Ziswaf
Rivai Nasution Dapat Gelar Kehormatan Sultan Kotapinang XIV
Kapolda Sumut Ingatkan Jajaran Lindungi Masyarakat
Keluarga Makamkan Amarullah Nasution di Martapotan

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:45 WIB

Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 20 Maret 2025 - 16:14 WIB

Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas

Kamis, 5 Desember 2024 - 10:51 WIB

Pemprov Sumut Gelar Mudik Gratis Nataru 2024/2025,

Selasa, 22 Oktober 2024 - 20:27 WIB

Bobby dan Kahiyang Hadiri Hari Santri di Labusel

Kamis, 22 Agustus 2024 - 19:47 WIB

Laznas DPF Latih Pengelola Zakat Sejumlah Perusahaan untuk Peningkatan Ziswaf

Berita Terbaru