Medan-Mediadelegasi: Pertemuan antara Pemko Medan dan Ombudsman RI di Balai Kota kembali membuka borok lama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) yang tak berbenah.
Amburadulnya polemik pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Dinas Perkimcikataru masih menjadi masalah yang tak teratasi hingga saat ini, Minggu (16/11/2025).
Meski pemerintah kota berkali-kali mengklaim sedang berbenah, keluhan publik justru makin menumpuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak John Ester Lase dilantik sebagai Kepala Dinas Perkimcikataru, perbaikan yang dijanjikan tak kunjung terasa.
Pelayanan PBG tetap berbelit, lamban, dan dinilai jauh dari standar pelayanan publik.
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, bahkan secara terbuka mengakui bahwa persoalan PBG masih menjadi salah satu titik paling bermasalah di jajaran Pemko Medan.
“Kami menyadari masih banyak pelayanan publik yang mesti dibenahi, khususnya masalah regulasi dan proses PBG yang masih terus dikeluhkan masyarakat,” tegasnya saat bertemu dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumut.
Di lapangan, masalah PBG telah menjadi momok, proses dinilai tidak jelas, komunikasi regulasi tidak transparan, dan waktu penyelesaian kerap melenceng jauh dari ketentuan.
Kondisi ini membuat masyarakat dan pelaku usaha merasa tersandera ketika hendak mengurus legalitas bangunan.
Alih-alih membaik, keluhan justru semakin sering terdengar sejak John Ester Lase menempati kursi Kadis Perkimcikataru.
Dari sisi pengawas, Ombudsman RI melalui Pimpinan Jemsly Hutabarat menegaskan bahwa pihaknya terus mencermati performa pelayanan Pemko Medan, termasuk sektor yang saat ini paling disorot, yakni polemik PBG.
Di tengah ekspektasi publik yang tinggi, kinerja John Ester Lase kini menjadi sorotan.
Terpisah, Kadis Perkimcikataru Medan sejak dilantik dikenal tidak terbuka kepada publik dan memilih menghindari media ketika dikonfirmasi soal kinerjanya.
Upaya konfirmasi soal PBG ini, John Ester Lase selalu tak merespons dan bungkam.
Selain PBG, Dinas Perkimcikataru terus jadi sorotan kritik soal masalah Proyek Revitalisasi Lapangan Merdeka, Stadion Teladan, Medan Islamic Center, UMKM Square USU, hingga Gedung Warenhuis yang tak kunjung rampung.
Semua proyek itu terbengkalai, dan belum bisa dinikmati warga keberadaannya. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












