Pembenahan Infrastruktur Butuh Sosok Tegas Seperti Bobby Nasution

Selasa, 11 Januari 2022 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam melakukan pembenahan infrastruktur di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution bersikap tegas. Menantu Presiden Joko Widodo itu tidak mau pembenahan infrastruktur dikerjakan asal jadi.(ist)

Dalam melakukan pembenahan infrastruktur di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution bersikap tegas. Menantu Presiden Joko Widodo itu tidak mau pembenahan infrastruktur dikerjakan asal jadi.(ist)

Medan-Mediadelegasi: Dalam melakukan pembenahan infrastruktur di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution bersikap tegas. Menantu Presiden Joko Widodo itu tidak mau pembenahan infrastruktur dikerjakan asal jadi, tapi harus sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan sehingga hasilnya berkualitas dan memuaskan masyarakat. Oleh karenanya orang nomor satu di Pemko Medan itu siap menindak tegas dan memberikan black list kepada kontraktor nakal.

Tidak itu saja, Bobby Nasution juga minta kepada Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Topan Obaja Ginting agar selektif dalam menentukan SDM di Unit PelaksanaTeknis (UPT)sehingga pembenahan dan pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan berjalan dengan baik.

“Saya ingatkan lagi, apabila ada kontraktor yang berani bermain, langsung coret. Harus diingat kontraktor itu harus memiliki standar pekerjaan yang tinggi sesuai dengan yang telah disepakati. Langkah ini dilakukan agar pembenahan infrastruktur dapat tercapai dengan target yang telah ditentukan yakni 2 tahun,” tegas Bobby Nasution baru-baru ini.

BACA JUGA:  Vaksinasi Massal Picu Keramaian, Bobby Nasution: Tak Ada Keterlibatan Pemko Medan

Langkah tegas yang dilakukan Bobby Nasution ini mendapat dukungan dari Dosen Bidang Manajemen Rekayasa Konstruksi Fakultas Teknik Sipil UMA Ir. Melloukey Ardan, MT. Dikatakan Melloukey, melakukan pembenahan infrastruktur butuh sosok tegas seperti Bobby Nasution.

“Tentu ketegasan yang diambil Pak Wali Kota sudah benar sekali. Kota Medan harus memiliki sosok tegas setiap pemimpin (apa pun) pastilah sangat diperlukan. Saya sangat mendukung langkah Pak Wali Kota tersebut. Ini sudah tepat. Bahkan harus segera saja diterapkan kewajiban metode kerja bersihnya. Apabila sudah terbiasa, maka ke depannya para kontraktor akan jadi profesional dalam bekerja,” kata Melloukey.

Menurut Melloukey, kontraktor nakal tentu harus ditindak dan bahkan di black list, demikian juga kontraktor yang bekerjanya tidak profesional. Dicontohkannya seperti tanah galian yang seharusnya langsung masuk ke dump truck untuk dibuang, tidak dibiarkan mengendap apalagi berhari-hari. Akibatnya selain mengotori jalan,masyarakat pengguna jalan terganggu dan tidak akibat tumpukan material tanah bekas galian tersebut.

BACA JUGA:  Warga Antusias Hadiri "Open House" Badikenita Sitepu

“Solusi itu dalam dokumen pada saat tender harus disertakan pula, begitu juga metode kerja kontraktor yang detail. Apabila kontraktor tidak bekerja sebagaimana mestinya, tentunya harus diberi konsekuensi seperti black list dan dilarang ikut tender selanjutnya,” ungkapnya.

Melloukey selanjutnya berharap agar langkah black list dapat menjadi semacam “daftar dosa” ketika para kontraktor kembali mengikuti tender lagi di tahun-tahun berikutnya. “Kalau bisa mereka juga perlu didenda sebagai punishment-nya. Sejatinya dari aspek peraturan, ini sudah bagus,” pungkasnya mendukung.(D|Red-08|rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB