Pemerintah Terbuka untuk Mahasiswa, Pertemuan di Istana Negara Membuahkan Hasil Positif

Minggu, 7 September 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Prasetyo Hadi Temui Mahasiswa Di Istana. (Foto:Ist)

Menteri Prasetyo Hadi Temui Mahasiswa Di Istana. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: Pemerintah Indonesia menerima puluhan perwakilan mahasiswa di Istana Negara pada Kamis, 4 September 2025, malam. Pertemuan ini dihadiri oleh 30 perwakilan organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi ekstra, termasuk Himapolindo, BEM SI Kerakyatan, dan PB HMI.

Mereka membahas beberapa isu penting, seperti kesejahteraan guru honorer dan aksi demonstrasi yang belakangan terjadi. Perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul ‘Ulama Se-Nusantara, Muhammad Raihan, menyatakan bahwa mereka ingin menyampaikan aspirasi tentang guru dan membicarakan tentang aksi demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pertemuan ini dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Dalam sambutannya, Brian menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun arah bangsa. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi tokoh yang membawa perubahan positif bagi bangsa.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang berkenan hadir dan menjadikan Istana Negara sebagai ruang dialog bersama pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta izin kepada Presiden Prabowo untuk menggunakan Istana Negara dalam pertemuan ini.

BACA JUGA:  HKBP Tolak Kelola Izin Tambang dari Jokowi, Ini Alasannya

Presiden Prabowo, melalui Menteri Prasetyo, menyampaikan salam hormat dan meminta para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka. “Sampaikan salam hormat saya dan silahkan sampaikan apa yang menjadi kehendak adik-adik,” tutur Menteri Prasetyo.

Pertemuan ini menunjukkan keterbukaan pemerintah untuk merangkul seluruh elemen mahasiswa dalam membangun bangsa. Dengan kehadiran yang beragam, pemerintah dapat mendengar aspirasi dari berbagai kalangan mahasiswa.

Mereka sepakat bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal arah gerakan mahasiswa agar tetap sinergi dengan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah berharap mahasiswa dapat menjadi mitra yang baik dalam membangun bangsa.

Hasil Pembahasan tersebut, Antara Lain:

– Kesejahteraan Guru Honorer: Mahasiswa menyampaikan aspirasi tentang pentingnya meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

– Aksi Demonstrasi: Mahasiswa membahas tentang aksi demonstrasi yang belakangan terjadi dan meminta pemerintah untuk memperhatikan aspirasi mereka.

– Kerja Sama: Pemerintah dan mahasiswa sepakat untuk bekerja sama dalam membangun bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Dugaan Oligarki dan Ancaman Ekologis: Tambang Raja Ampat dalam Sorotan

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pemerintah dan mahasiswa untuk bekerja sama dalam membangun bangsa. Dengan dialog yang terbuka dan jujur, diharapkan dapat tercipta solusi yang bermanfaat bagi semua pihak.

Pemerintah sangat terbuka dan menyambut baik pertemuan dengan perwakilan mahasiswa. Pertemuan yang berlangsung hangat ini dinilai menjadi ruang strategis untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat iklim demokrasi di Indonesia ¹.

Dalam sambutannya, Brian menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pimpinan organisasi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun arah bangsa dan mengawal arah gerakan mahasiswa agar tetap sinergi dengan pembangunan bangsa.

Dengan pertemuan ini, pemerintah berharap dapat memahami aspirasi mahasiswa dan bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran yang beragam menunjukkan keterbukaan pemerintah untuk merangkul seluruh elemen mahasiswa dalam membangun bangsa . D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Penulis: Dr. Wilmar Eliaser Simandjorang, M.Si.

Opini

Di Mana 5 Persen Orang Keras Kepala Itu?

Senin, 10 Agu 2026 - 10:34 WIB

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB