Pemprov DKI Siapkan Langkah Strategis Hadapi Musim Hujan dan Ancaman Hidrometeorologi

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi tantangan yang muncul selama musim hujan, terutama risiko bencana hidrometeorologi.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, saat memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/11/2024).

Menurut Teguh, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan di Jakarta diperkirakan berlangsung sejak awal November 2024, dengan puncaknya pada Februari 2025. Curah hujan tahun ini diprediksi mengalami peningkatan yang signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jakarta memiliki karakteristik geografis unik dengan dataran rendah serta 13 sungai yang melintasinya. Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang menjadi tantangan besar yang harus diantisipasi,” ujar Teguh.

BACA JUGA:  Cukai Rokok Naik: Dampaknya pada Daya Beli dan Penerimaan Negara

 

Teguh menambahkan bahwa tingginya intensitas hujan dapat memicu banjir, genangan, tanah longsor, dan pohon tumbang. Oleh karena itu, dibutuhkan kesiapsiagaan menyeluruh dari pemerintah dan partisipasi masyarakat.

“Dengan kerja sama, semangat gotong royong, serta peran aktif masyarakat, kami berharap dapat meminimalkan risiko bencana dan melewati musim hujan tahun 2024/2025 dengan aman,” kata Teguh.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI telah meningkatkan infrastruktur pengendalian banjir, seperti membangun waduk dan melanjutkan normalisasi sungai. Selain itu, pembersihan saluran air secara rutin dilakukan untuk mencegah penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan.

 

Pemanfaatan teknologi juga menjadi perhatian, termasuk sistem peringatan dini berbasis digital dan pemantauan cuaca secara real-time.

BACA JUGA:  Temukan Sejumlah Kejanggalan, Telkomsel Tak Kunjung Respon Konfirmasi CERI

Pemprov DKI turut mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana penanganan banjir, seperti pompa air stasioner dan mobile di area rawan, perahu evakuasi, dan posko siaga bencana.

Teguh menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dari berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.

Ia mengajak warga Jakarta, khususnya para Ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat, untuk aktif menjaga lingkungan, menghindari pembuangan sampah sembarangan, serta melaporkan potensi bencana di sekitar mereka.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

Suasana di depan SD Negeri 165726 Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tebingtinggi, yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Padang. Terlihat para siswa sedang dijemput dan dievakuasi oleh orang tua atau warga karena kegiatan belajar mengajar terpaksa diliburkan demi keselamatan. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Banjir Rendam Sekolah di Tebingtinggi, KBM Diliburkan Sementara

Senin, 11 Mei 2026 - 17:48 WIB