Pemprov Sumut Tangani Anak Korban Kekerasan di Nias Selatan

Rabu, 29 Januari 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi -  Kekerasan kepada perempuan.

Ilustrasi - Kekerasan kepada perempuan.

Medan-Mediadelegasi: Tim khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan segera menangani seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang menjadi korban kekerasan oleh kerabatnya di Kabupaten Nias Selatan (Nisel).

Keterangan yang dihimpun Mediadelegasi, di Medan, Rabu  (29/1),  Tim khusus yang dibentuk Penjabat Gubernur Sumut Agus Fatoni tersebut terdiri dari jajaran pegawai dark beberapa organisasi perangkat daerah terkait, antara lain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan dibantu pihak Kepolisian.

“Tim khusus ini telah diberangkatkan menuju Nias Selatan untuk melihat langsung kondisi anak tersebut.,” kata Agus Fatoni di Medan, Rabu (29/1).

Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan setempat juga telah menawarkan bantuan untuk biaya pengobatan bagi anak yang mengalami kekerasan fisik tersebut.

BACA JUGA:  Aksi Damai di Depan Kantor Wali Kota Medan, Massa Desak Pencabutan Surat Edaran Penataan Limbah Daging Non Halal

Kepolisian masih menunggu hasil visum tentang bentuk kaki korban yang berlekuk-lekuk. “Apakah karena penyakit bawaan atau akibat penganiayaan,” katanya.

Anak korban kekerasan itu direncanakan akan diberangkatkan ke Medan untuk mendapatkan perawatan intensif hingga sembuh.

Tim khusus ini juga akan memberikan dukungan psikologis kepada korban berinisial NN ini serta bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk penegakan hukum terhadap pelaku.

Sebelumnya, Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya telah menemui seorang bocah perempuan berusia 10 tahun yang viral di media sosial karena diduga menjadi korban kekerasan oleh kerabatnya sendiri.

Kunjungan itu dilakukan di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, pada Senin (27/1), sebagai wujud perhatian serius pihak kepolisian terhadap kasus tersebut.

BACA JUGA:  Insiden Wanita Jatuh Plaza Medan Fair Masih Misterius

“Kami juga sudah menurunkan tim untuk mendalami kasus ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan kami akan terus berupaya mengungkap fakta yang sebenarnya,” ujarnya.

Pihaknya telah memeriksa delapan saksi, mulai dari tetangga, paman, kakek dan tante korban. D/Red

9 tanggapan untuk “Pemprov Sumut Tangani Anak Korban Kekerasan di Nias Selatan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Berita Terbaru