Pertama Kalinya, Prabowo Serahkan Daftar Belanja Kementerian-Pemda

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto-Ist

Foto-Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto resmi menyerahkan Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2025 kepada kementerian dan lembaga pada hari ini, Selasa (10/12/2024). Selain penyerahan DIPA, Prabowo juga menyerahkan Buku Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2025.

Dalam penyerahan ini, Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani mengatakan ini adalah APBN pertama dari pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. APBN 2025 ini, kata Sri Mulyani, disusun pada masa transisi pemerintahan hasil Pemilu 2025.Di dalam proses penyusunan pemerintah bersama DPR, Sri Mulyani menuturkan kedua pihak telah melakukan komunikasi dan konsultasi dengan presiden terpilih agar program pembangunan prioritas presiden terpilih dapat diakomodasikan optimal dalam APBN 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dukungan DPR sangat konstruktif dan baik dalam penyusunan UU APBN 2025, termasuk dalam fleksibiltas untuk mengantisipasi format dan prioritas pemerintahan baru. Pemerintah sampaikan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada pimpinan dan pimpinan DPR RI atas masukan dan dukungan kerja sama luar biasa sehingga seluruh proses pembahasan APBN 2025 sesuai jadwal,” papar Sri Mulyani di Istana Merdeka, Selasa (11/12/2024).

Selain itu, Sri Mulyani mengatakan pemerintah juga apresiasi peran BPK dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara yang merupakan tonggak penting mewujudkan pemerintahan bersih transparan dan bertanggung jawab.Dalam APBN 2025, pemerintah dan DPR telah menyepakati belanja negara tahun 2025 Rp 3.621,3 triliun. Hal ini meningkat 8,9% dibandingkan 2024.

“Belanja pemerintah pusat mencapai Rp 2.701,4 triliun ditujukan untuk mendorong program prioritas pemerintah di bidang pendidikan kesehatan Perlinsos ketahanan pangan dan energi serta perumahan,” paparnya.

Adapun, penerimaan negara dipatok sebesar Rp 3.005,1 triliun. Ini akan diperoleh dari upaya pengumpulan sumber penerimaan negara dari pajak, bea cukai, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) secara maksimal.

Sementara itu, Sri Mulyani menegaskan program unggulan 2025 telah ditampung APBN, melalui program makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, renovaso sekolah, sekolah unggulan terintegrasi, dan terciptanya lumbung pangan nasional daerah dan desa

“Arahan presiden prioritas dan fokus pemerintah akan menjadi pegangan alokasi dan realokasi anggaran K/L serta transfer ke daerah untuk tahun 2025,” ujarnya.D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya
Ahok Tegaskan Impor Minyak Pertamina Bukan Penyimpangan

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:22 WIB

Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI

Berita Terbaru