Pesawat Hilang Kontak, Tim SAR Dikerahkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak, Basarnas Lakukan Pencarian di Maros. Foto: Ist.

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak, Basarnas Lakukan Pencarian di Maros. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Kabar duka datang dari dunia penerbangan Indonesia. Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026). Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh Basarnas Makassar dengan mengerahkan tim SAR (Search and Rescue) ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan pesawat.

Basarnas Makassar bergerak cepat setelah menerima informasi resmi terkait hilangnya kontak pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport dari pihak terkait. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk AirNav Indonesia, segera dilakukan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa informasi hilang kontak diterima pada Sabtu (17/1/2026). Dari data awal yang dihimpun, posisi terakhir pesawat diduga berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. Kawasan ini dikenal dengan topografinya yang berbukit dan berpotensi menyulitkan proses pencarian.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/transjakarta-heboh-dua-pria-jadi-tersangka-asusila/

“Saat ini kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat dari AIR NAV,” ujar Andi Sultan, dikutip Sabtu (17/1/2026). Pernyataan ini menunjukkan kesigapan Basarnas Makassar dalam merespons kejadian ini.

BACA JUGA:  Basarnas Bagi Dua Sektor Cari Korban Longsor Cisarua

Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Dicari

Dalam operasi awal pencarian pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport yang hilang kontak, Basarnas Makassar mengerahkan puluhan personel yang terlatih dan berpengalaman dalam operasi SAR. Tim SAR dibagi ke dalam tiga regu guna mempercepat proses pengecekan di lapangan. Setiap regu dilengkapi dengan peralatan SAR yang memadai, termasuk peralatan komunikasi, navigasi, dan medis.

“Tadi sudah kami berangkatkan sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi 5 orang, dan juga diberangkatkan lagi 15 orang sortir kedua,” kata Andi Sultan. Hal ini menunjukkan bahwa Basarnas Makassar melakukan pendekatan yang sistematis dan terencana dalam operasi pencarian ini.

Selain itu, Basarnas Makassar juga menyiapkan pemberangkatan personel tambahan dengan melibatkan potensi SAR dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. Sinergi antara berbagai unsur SAR ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasi pencarian.

BACA JUGA:  Siaga Bencana: Wagub Sumut Dorong Penguatan BASARNAS

“Sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi yang ada, sekitar 40 orang,” kata Andi Sultan. Keterlibatan berbagai unsur SAR ini menunjukkan bahwa Basarnas Makassar tidak bekerja sendiri, melainkan melibatkan semua pihak yang memiliki kemampuan dan sumber daya untuk membantu dalam operasi pencarian.

Andi Sultan menambahkan, berdasarkan informasi sementara, pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport yang hilang kontak diketahui tengah menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Kota Makassar. Informasi ini penting untuk mengetahui rute penerbangan pesawat dan mempersempit area pencarian.

“Informasi sementara, pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport itu terbang dari Jogja menuju Makassar,” ucapnya. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport yang hilang kontak masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Basarnas Makassar memastikan perkembangan operasi pencarian akan disampaikan secara berkala kepada publik. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Pesawat Hilang Kontak, Tim SAR Dikerahkan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB