PHTC Dairi Pacu Transformasi Infrastruktur Pendidikan di Ponpes

Senin, 6 April 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi proyek PHTC di Pondok Pesantren di Kelurahan Sidiangkat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. (Foto: Ist.)

Papan informasi proyek PHTC di Pondok Pesantren di Kelurahan Sidiangkat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. (Foto: Ist.)

Dairi-Mediadelegasi: Sektor pendidikan keagamaan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kini tengah bersiap menyambut wajah baru melalui realisasi proyek PHTC Dairi yang menyasar sejumlah lembaga pendidikan. Melalui inisiasi Kementerian Pekerjaan Umum via Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, tiga Pondok Pesantren (Ponpes) besar di wilayah ini resmi mendapatkan kucuran proyek strategis nasional. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan minimnya fasilitas pendidikan yang selama ini dirasakan oleh para santri dan tenaga pendidik di Bumi Kopi tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Senin (6/4/2026), proyek ini menyasar klaster pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Dairi yang berlokasi di Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang. Adapun institusi yang mendapatkan manfaat langsung dari renovasi besar-besaran ini meliputi MIS Pesantren Dairi, MTsN Pesantren Dairi, dan MAS Pesantren Dairi. Langkah ini dipandang sebagai bentuk pemerataan pembangunan fisik di wilayah pelosok Sumatera Utara.

PHTC Dairi: Sinergi Pembangunan dan Kualitas Prasarana

Nama kegiatan yang terpampang pada papan proyek tersebut adalah Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Sumatera Utara. Proyek PHTC Dairi ini tidak main-main, mengingat pengerjaannya dipercayakan kepada kontraktor PT Toleransi Aceh dengan nomor kontrak HK 02.03/PHTC/G.5/PPK PPS.1/05/2025. Anggaran fantastis senilai Rp28.985.224.370 telah disiapkan guna memastikan seluruh fasilitas pendidikan memenuhi standar kelayakan nasional.
Menariknya, skema pengerjaan proyek ini dilakukan secara kolektif di enam titik lokasi berbeda di Sumatera Utara. Selain tiga sekolah di Dairi, renovasi serupa juga menyentuh MTsS Pembina Maligas Bayu di Simalungun, MIS Al-Ittihadiyah di Karo, dan MIS Al-Ihsan di Langkat. Hal ini menunjukkan bahwa fokus pemerintah tidak hanya tersentralisasi pada satu kabupaten, melainkan tersebar untuk mendongkrak mutu pendidikan secara regional.

BACA JUGA:  Pelajar Madrasah dan Ponpes di Medan Antusias Ikuti Program CKG

Implementasi PHTC Dairi Melalui Anggaran APBN 2025-2026

Masa pelaksanaan proyek direncanakan berlangsung selama 240 hari kalender, diikuti dengan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. Sumber dana proyek PHTC Dairi ini sepenuhnya berasal dari APBN Tahun Anggaran 2025-2026. Kehadiran PT Laras Sembada KSO PT Citra Yasa Persada sebagai konsultan Manajemen Konstruksi (MK) diharapkan dapat menjaga integritas bangunan dan ketepatan waktu pengerjaan di lapangan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/barikade-fiskal-tangguh-jaga-apbn-dari-perang-global/

Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Kamidun Solin, memberikan respons positif terhadap progres fisik yang mulai terlihat. Menurutnya, revitalisasi ini merupakan angin segar bagi dunia pendidikan Islam di Dairi. Ia menekankan bahwa prasarana yang kokoh dan modern adalah pondasi utama dalam menciptakan ekosistem belajar yang kondusif bagi para santri agar lebih kompetitif di masa depan.

PHTC Dairi Menjamin Keberlangsungan Belajar Santri

Dalam konfirmasinya melalui sambungan telepon, Kamidun berharap agar pengerjaan di lapangan berjalan sesuai jadwal tanpa mengesampingkan aspek kualitas. Ia secara khusus menyoroti pentingnya efisiensi waktu agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu terlalu lama. Partisipasi aktif semua pihak dalam mengawasi proyek PHTC Dairi sangat diperlukan agar hasil akhirnya benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Tempuh Jalur Hukum Terkait Fitnah Selingkuh dan Punya Anak

“Kita selaku penerima manfaat berharap hasil proyek itu maksimal dan secepatnya selesai, agar kegiatan belajar satuan pendidikan tidak terganggu,” ujar Kamidun dengan nada optimis. Harapan senada juga datang dari para orang tua santri yang menginginkan anak-anak mereka dapat menimba ilmu di bangunan yang lebih aman dan nyaman, jauh dari kesan kumuh atau gedung yang lapuk dimakan usia.

Harapan Baru di Balik Proyek PHTC Dairi

Pantauan terkini di Pospen Sidiangkat menunjukkan aktivitas alat berat dan para pekerja yang mulai intensif. Proses renovasi yang sedang berlangsung ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memperhatikan institusi pendidikan berbasis agama di daerah. Keberhasilan proyek PHTC Dairi nantinya akan menjadi tolok ukur bagi efektivitas program-program serupa di masa mendatang, terutama dalam pemenuhan infrastruktur strategis di wilayah Sumut.

Dengan nilai investasi mencapai puluhan miliar rupiah, publik kini menantikan hasil akhir dari transformasi madrasah-madrasah ini. Proyek PHTC Dairi bukan sekadar tentang semen dan batu bata, melainkan tentang membangun harapan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Dairi. Diharapkan setelah pengerjaan selesai, geliat prestasi dari MIS, MTsN, dan MAS Pesantren Dairi akan semakin meningkat seiring dengan tersedianya fasilitas yang memadai. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban
Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos
KPK Geledah Kantor ATR/BPN Terkait Kasus HGB Bogor
Sidang Ijazah Jokowi Masuk Pembuktian 1 Oktober
Lulusan Vokasi Diminta Kuasai Human Skills, Bukan Cuma Coding
Nusron Wahid Diyakini Kooperatif jika Dipanggil KPK
Dokter Tifa Optimistis Eksepsi Kedua Kasus Ijazah Jokowi Dikabulkan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WIB

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 September 2026 - 16:04 WIB

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 September 2026 - 14:44 WIB

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 September 2026 - 13:14 WIB

Sidang Ijazah Jokowi Masuk Pembuktian 1 Oktober

Kamis, 17 September 2026 - 12:05 WIB

Lulusan Vokasi Diminta Kuasai Human Skills, Bukan Cuma Coding

Berita Terbaru

Sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:42 WIB

Polisi menangkap oknum ustaz yang diduga mencabuli santriwati di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Ist.

Nasional

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:04 WIB

Sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:44 WIB

Alustadz Rahmat Agus Darmawan Siregar (foto kiri) di hadapan jamaah tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Sinarbulan, Labusel, Rabu (16/9). Foto: maruli

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:49 WIB