Bareskrim Polri Tangkap Bandar Besar Narkoba Rokan Hilir Haradongan Simanjuntak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit mobil Toyota Harrier warna hitam milik tersangka Haradongan Simanjuntak yang disita penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri saat penangkapan bandar besar narkoba di Rokan Hilir, Riau (Foto: Dok. Polisi).

Satu unit mobil Toyota Harrier warna hitam milik tersangka Haradongan Simanjuntak yang disita penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri saat penangkapan bandar besar narkoba di Rokan Hilir, Riau (Foto: Dok. Polisi).

Rohil-Mediadelegasi: Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membekuk buron kasus peredaran ratusan butir ekstasi di wilayah Riau bernama Haradongan Simanjuntak. Penangkapan terhadap tersangka yang dikenal sebagai bandar besar ini dilakukan di kawasan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi penangkapan tersebut dalam keterangan resminya pada Kamis (23/7/2026). Pihaknya menegaskan tidak hanya memproses tindak pidana utamanya, tetapi juga akan memiskinkan tersangka melalui penjeratan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Penangkapan terhadap Haradongan merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus sebelumnya dengan tersangka M. Azmi yang ditangkap pada 23 Februari lalu. Dari tangan Azmi, penyidik kala itu berhasil menyita barang bukti berupa 394,5 butir ekstasi serta 39 butir psikotropika jenis Happy Five.

Berdasarkan hasil interogasi mendalam terhadap Azmi, terkuak bahwa pasokan barang haram tersebut diperoleh langsung dari Haradongan Simanjuntak. Atas petunjuk tersebut, kepolisian secara resmi memasukkan nama Haradongan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 9 Maret 2026.

BACA JUGA:  Polres Jakarta Utara Kejar Pemilik Utama, Peredaran Vape Etomidate di Alexa Suites Berlangsung 3 Bulan

Perburuan intensif yang dilakukan Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di bawah pimpinan Kombes Handik Zusen akhirnya membuahkan hasil. Petugas mengendus keberadaan tersangka di wilayah Rokan Hilir pada Rabu (15/7) malam.

Penyergapan kemudian dilakukan secara terukur di Jalan Lintas Sumatera, Rohil, pada Kamis malam. Petugas mencegat dan menghentikan mobil Toyota Harrier warna hitam yang sedang dikemudikan oleh tersangka.

Setelah berhasil menghentikan kendaraan tersebut, penyidik langsung melakukan penggeledahan menyeluruh. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.

Barang bukti narkotika tersebut disimpan secara rapi di dalam sebuah tas merek Voxfly. Di dalamnya ditemukan beraneka ragam pil ekstasi dengan berbagai logo menarik seperti Heineken, WhatsApp, Minion, dan Superman, serta satu paket sabu seberat 3,63 gram.

Selain menyita mobil mewah Toyota Harrier hitam yang digunakan tersangka, penyidik juga mendapati sembilan lembar STNK kendaraan bermotor dari dalam dompet Haradongan. STNK tersebut mencakup berbagai jenis kendaraan mulai dari Toyota Hilux, Chevrolet Captiva, hingga sepeda motor Kawasaki Ninja.

BACA JUGA:  Tambang Batu Kapur Longsor di Cirebon, Tujuh Ditemukan Tewas

Dari hasil pemeriksaan sementara, Brigjen Eko menyebut tersangka menjalankan jaringannya dengan sistem yang cukup rapi. Pasokan narkoba diketahui didapat dari seorang pemasok bernama Dadang yang berada di Kota Medan, Sumatera Utara, menggunakan sistem tempel.

Narkotika yang telah diperoleh kemudian diserahkan kepada kaki tangannya bernama Sidiq untuk diedarkan secara meluas di wilayah Rokan Hilir. Selain mengepulkan sabu dan ekstasi, jaringan ini diduga kuat turut mengedarkan cairan vape yang mengandung zat berbahaya etomidate.

Saat ini, Haradongan Simanjuntak beserta tiga orang lainnya telah diboyong ke Markas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di Jakarta. Pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan intensif guna membongkar seluruh jaringan dan menelusuri aset hasil kejahatan tersangka. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temuan 996 Pucuk Senjata di Yayasan Jaksel, Polisi Panggil Mantan Ketua IWD
PT PAL Indonesia Resmi Bangun Kapal Selam Scorpene Generasi Terbaru, Pekerjaan Ditargetkan 8 Tahun
Polda Jabar Tangkap Dua Tersangka Penyebar Konten Hasutan Terkait Pernyataan Presiden Prabowo
Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Pakai Rompi Tahanan, Diperiksa Terkait Emas 74 Kg & Rp543 Miliar
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dijemput dari Rutan KPK, Diperiksa Tim 9 Kejagung Sebagai Tersangka TPPU
Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN: Pesawat Tanpa Awak, Amfibi, Hingga Teknologi Giant Sea Wall
Rp20.5 Triliun Bantuan ke 490 Pemda: Solusi Kilat atau Obat Penunda Penyakit Fiskal Daerah?
PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Jilid III Roy Suryo, Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Ditolak
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Temuan 996 Pucuk Senjata di Yayasan Jaksel, Polisi Panggil Mantan Ketua IWD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:49 WIB

PT PAL Indonesia Resmi Bangun Kapal Selam Scorpene Generasi Terbaru, Pekerjaan Ditargetkan 8 Tahun

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Pakai Rompi Tahanan, Diperiksa Terkait Emas 74 Kg & Rp543 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dijemput dari Rutan KPK, Diperiksa Tim 9 Kejagung Sebagai Tersangka TPPU

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN: Pesawat Tanpa Awak, Amfibi, Hingga Teknologi Giant Sea Wall

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB