Polisi Tangkap 6 Orang Terkait Pembunuhan Notaris Perempuan di Bogor

Senin, 7 Juli 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Notaris Perempuan Berinisial SA (60), warga kota Bogor, Jawa Barat. (Foto : Ist.)

Notaris Perempuan Berinisial SA (60), warga kota Bogor, Jawa Barat. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Polisi telah menangkap sebanyak enam orang terduka pelaku pembunuhan terhadap notaris perempuan berinisial SA (60), warga kota Bogor, Jawa Barat, yang ditemukan tewas terikat di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyatakan bahwa terdapat dua kelompok pelaku dalam kasus ini. “Jadi, kelompoknya ada dua. Kelompok pelaku pencurian dengan kekerasan, kemudian kelompok kedua adalah kelompok pertolongan jahat atau penadahan,” ujar Ade Ary.

Ade Ary menambahkan, dari enam orang yang diamankan, sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Di antara para pelaku, lanjut dia, salah satunya merupakan seorang sopir korban.

BACA JUGA:  Polisi Tembak Kaki Pencuri Sepeda Motor di Medan Area

“Salah satu pelaku adalah sopir korban. Ini masih terus dalam pendalaman,” ucap Ade Ary. Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini dan akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan status hukum para pelaku lainnya.

Sebelumnya, SA sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga dan diduga janjian dengan seseorang pada 30 Juni 2025 lalu. Setelah dikabarkan hilang, SA akhirnya ditemukan meninggal dunia di Bekasi pada Kamis 3 Juli 2025.

SA diketahui pergi membawa mobil Honda Civic dengan ciri-ciri rambut warna beruban pendek, tinggi badan sekitar 162 sentimeter, kulit sawo matang dan terakhir kali mengenakan kemeja kerah berwarna putih serta celana panjang hitam.

Polisi telah melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk mengungkap kasus pembunuhan ini. Dengan penangkapan enam orang pelaku, polisi berharap dapat mengungkap motif dan kronologi kejadian pembunuhan SA.

BACA JUGA:  Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Padang Bulan Medan

Kasus pembunuhan SA ini masih dalam proses penyelidikan dan polisi akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap semua fakta yang terkait dengan kasus ini.

Dengan demikian, diharapkan keluarga korban dapat memperoleh keadilan dan masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dari tindak kejahatan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB