Polres Sibolga Hentikan Penyelidikan Kasus Penjarahan Minimarket, 16 Orang Dipulangkan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Warga Melakukan Penjarahan Sebuah Minimarket di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Foto: Ist.

Warga Melakukan Penjarahan Sebuah Minimarket di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Polres Sibolga menghentikan penyelidikan kasus penjarahan yang melanda sejumlah minimarket di Kota Sibolga pada akhir November lalu. Sebanyak 16 orang yang sebelumnya diamankan akhirnya dipulangkan pada Rabu malam, 3 Desember 2025.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, mengonfirmasi keputusan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penghentian penyelidikan dilakukan karena tidak ada laporan resmi dari pihak minimarket yang menjadi korban penjarahan.

“Sudah dipulangkan, enam belas orang itu tidak lagi kami proses,” kata Siti. Ia menegaskan bahwa proses hukum tidak dapat dilanjutkan tanpa adanya laporan dari pihak yang dirugikan.

Menurutnya, penyidikan tak dapat dilanjutkan karena tidak ada satu pun gerai minimarket yang menjadi korban menyerahkan laporan resmi ke Polres Sibolga. Laporan dari pihak korban merupakan syarat utama untuk melanjutkan proses hukum.

BACA JUGA:  Breaking News: Kabar OTT KPK di Sumut Beredar, Juru Bicara: Belum Ada Informasi

“Proses hukum dihentikan karena tak ada laporan dari pihak minimarket,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa polisi tetap akan melakukan patroli dan pemantauan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Belasan orang yang sempat diamankan itu berusia antara 17 hingga 27 tahun. Mereka di antaranya berinisial (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18), dan BNH (17).

Aksi penjarahan terjadi pada 29–30 November 2025 dan menyasar tujuh gerai minimarket di beberapa titik Kota Sibolga. Penjarahan ini terjadi di tengah situasi pascabencana yang membuat arus logistik dan kebutuhan pokok masyarakat sempat terganggu.

BACA JUGA:  Apresiasi Program Berobat Gratis, DPR RI Optimis Gubernur Bobby Jadikan Sumut Role Model Kesehatan

Sejumlah lokasi yang dirusak massa antara lain Indomaret di Jalan Sisingamangaraja dekat SPBU Kebun Jambu, Jalan Suprapto, dan Jalan Sibolga–Barus. Gerai Alfamidi serta Alfamart di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jalan Imam Bonjol, Jalan Suprapto, dan Jalan Merpati juga ikut diserbu.

Polisi memastikan tetap melakukan patroli dan pemantauan untuk mencegah aksi susulan, terutama di tengah situasi pascabencana yang membuat arus logistik dan kebutuhan pokok masyarakat sempat terganggu. Kehadiran polisi diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Penghentian penyelidikan kasus penjarahan ini menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat. Sebagian masyarakat menyayangkan keputusan tersebut, sementara sebagian lainnya menghormati keputusan polisi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Berita Terbaru