TPL Bereaksi: Tanggapi Rekomendasi Penutupan Gubernur Sumut dengan Dialog

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toba Pulp Lestari (Foto:Ist)

Toba Pulp Lestari (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : PT Toba Pulp Lestari (TPL) telah memberikan respons terhadap rekomendasi yang dikeluarkan oleh Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, terkait penutupan operasional perusahaan. Rekomendasi ini muncul sebagai tanggapan terhadap konflik agraria yang berkepanjangan antara TPL dan masyarakat adat di Buntu Panaturan, Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Corporate Secretary TPL, Anwar Lawden, menjelaskan bahwa rekomendasi penutupan tersebut disampaikan oleh Gubernur Bobby setelah adanya aksi unjuk rasa dari masyarakat sekitar. Aksi unjuk rasa ini menjadi salah satu faktor yang mendorong Bobby Nasution untuk mengeluarkan rekomendasi tersebut.

Menurut Anwar, rencana rekomendasi ini muncul setelah aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Sekretariat Bersama Gerakan Ekumenis (Keadilan Ekologi Sumatera Utara) pada tanggal 10 November 2025. Aksi tersebut dipimpin oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Pastor W. Sitanggang, Pdt Amin Amir Zaitun Sihite, Delima Silalahi, dan Jhontoni Tarihoran.

Gubernur Bobby menyampaikan rekomendasi tersebut setelah mengadakan pertemuan dengan Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatra Utara. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Gubernur Sumut pada hari Senin, 24 November.

BACA JUGA:  TPL Bersama TNI dan Pemkab Toba Serahkan 35 Unit Sumur Bor

Meskipun demikian, pihak perseroan menyatakan bahwa mereka belum menerima surat resmi terkait rekomendasi tersebut dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. Hal ini menimbulkan ketidakpastian mengenai status rekomendasi tersebut.

Anwar menambahkan bahwa perseroan belum menerima salinan rekomendasi tersebut karena masih berupa rencana yang akan disusun setelah Gubernur menyelesaikan proses evaluasi operasional TPL di berbagai kabupaten tempat perusahaan beroperasi. Proses evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dampak operasional TPL.

Selain itu, perseroan juga mengaku belum mengetahui secara pasti ruang lingkup rekomendasi penutupan tersebut, apakah mencakup seluruh kegiatan usaha atau hanya sebagian. Ketidakjelasan ini menambah kompleksitas situasi yang dihadapi oleh TPL.

Namun, TPL telah berupaya untuk menjalin dialog langsung dengan Gubernur Bobby Nasution guna membahas masalah ini lebih lanjut. Dialog ini diharapkan dapat membuka jalan bagi solusi yang konstruktif dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Gelar Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1 Oktober

Situasi ini menimbulkan ketidakpastian bagi TPL dan para pemangku kepentingan terkait, sambil menunggu kejelasan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. Semua pihak berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan dengan baik.

TPL berharap dapat mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan melalui dialog yang konstruktif dengan semua pihak terkait. Perusahaan berkomitmen untuk terus beroperasi secara bertanggung jawab dan memperhatikan kepentingan masyarakat serta lingkungan sekitar.

Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus beroperasi secara bertanggung jawab dan memperhatikan kepentingan masyarakat serta lingkungan sekitar. TPL berharap dapat terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.D|Red.

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut
Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi
Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina
Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi
Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah
Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027
Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Jumat, 18 September 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z

Jumat, 18 September 2026 - 16:02 WIB

Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Jumat, 18 September 2026 - 11:26 WIB

Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina

Kamis, 17 September 2026 - 17:24 WIB

Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi

Berita Terbaru

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Nasional

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:17 WIB