Pengalaman pahit gagal dalam seleksi serta tekanan akibat penipuan tersebut disinyalir memicu tindakan nekatnya mengenakan seragam saat menjadi penumpang biasa. Baginya, mengenakan seragam tersebut mungkin menjadi cara untuk mewujudkan mimpinya yang tertunda.
Baca juga: https://mediadelegasi.id/mobil-listrik-mewah-terbakar-di-kota-medan/
Kanit 4 Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Iptu Agung Pujianto, memberikan penjelasan resmi terkait kasus ini. Ia mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemeriksaan, KN memang sangat mendambakan profesi pramugari namun selalu menghadapi kegagalan.
“Dari hasil pemeriksaan, diketahui yang bersangkutan menggunakan seragam pramugari karena memiliki cita-cita menjadi pramugari. Sebelumnya, ia juga pernah mendaftar namun gagal,” jelas Iptu Agung Pujianto kepada awak media.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami prosedur bagaimana KN bisa mendapatkan seragam lengkap tersebut dan apakah ada unsur pidana lain yang terlibat. Kasus ini menjadi pengingat bagi calon pelamar kerja untuk waspada terhadap sindikat penipuan rekrutmen yang kerap memakan korban.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






