Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, didampingi sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih, dalam pertemuan di kediaman resmi Presiden di kawasan Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6/2026). Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, didampingi sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih, dalam pertemuan di kediaman resmi Presiden di kawasan Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediaman resminya di kawasan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (14/6/2026). Pertemuan ini menjadi momen penting untuk mendengar laporan strategis terkait perkembangan ekonomi, investasi, dan kerja sama internasional yang berdampak langsung pada pembangunan nasional.

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat tinggi pemerintahan, antara lain Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani. Selain itu, turut hadir Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut adalah Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa pertemuan tersebut membahas isu-isu lintas sektor yang saling berkaitan dan sangat penting bagi arah kebijakan negara.

Poin utama dalam pertemuan ini adalah penyampaian laporan lengkap dari Rosan Roeslani terkait hasil kunjungan kerja yang baru saja dilakukannya ke luar negeri. Dalam perjalanan dinas tersebut, Rosan mengunjungi Amerika Serikat, sejumlah negara di benua Eropa, serta beberapa negara di kawasan Asia untuk menjajaki kerja sama ekonomi dan investasi.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis, Disambut Wapres Gibran

Isi laporan tersebut memuat berbagai fakta, data, dan informasi rinci yang dikumpulkan selama kunjungan. Semua data yang disampaikan telah diverifikasi kebenarannya dan menggambarkan gambaran nyata mengenai bagaimana posisi dan citra Indonesia di mata dunia internasional saat ini.

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, terlihat jelas adanya peningkatan kepercayaan yang signifikan dari komunitas internasional terhadap Indonesia. Negara-negara mitra dan kalangan pelaku usaha asing semakin yakin dengan stabilitas politik, keamanan, dan potensi ekonomi yang dimiliki bangsa ini.

Peningkatan kepercayaan itu tercermin dari tingginya minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Banyak pihak asing yang menyatakan keinginan kuat untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan yang dicanangkan pemerintah.

Investasi yang diminati tidak hanya terbatas pada satu bidang saja, melainkan mencakup berbagai sektor strategis nasional. Mulai dari sektor energi, pertambangan, pengolahan sumber daya alam, hingga sektor pendidikan, teknologi, dan industri pengolahan bernilai tambah tinggi.

Mendengar laporan positif tersebut, Presiden Prabowo menyambut baik hasil kerja keras yang telah dilakukan timnya. Ia menilai bahwa capaian ini merupakan bukti nyata bahwa langkah kebijakan pemerintah yang dijalankan selama ini sudah berada di jalur yang tepat dan diakui dunia.

BACA JUGA:  Helman Sitohang jadi Dewan Penasehat Danantara.

Sebagai tindak lanjut, Presiden Prabowo memberikan perintah tegas kepada Rosan Roeslani agar seluruh data dan informasi positif yang telah diperoleh tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat luas. Hal ini dilakukan agar publik mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kemajuan yang diraih negara.

Penyampaian informasi tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin (15/6/2026) siang bertempat di Istana Merdeka, Jakarta. Keterbukaan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintahan Kabinet Merah Putih dalam menghadirkan informasi yang utuh, jujur, dan berbasis pada fakta yang sahih.

Langkah ini juga bertujuan agar seluruh elemen masyarakat dapat ikut merasakan optimisme dan kebanggaan atas kemajuan bangsa. Pemerintah berharap, informasi ini dapat semakin memperkuat kebersamaan dan semangat bersama untuk memajukan Indonesia menuju masa depan yang lebih makmur dan sejahtera. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:42 WIB

Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:44 WIB

Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Berita Terbaru