Balige-Mediadelegasi: Progres pengerjaan sarana dan prasarana di sekitar arena kejuaraan seri dunia F1H2O Powerboat Lake Toba 2023, Balige, Kabupaten Toba saat ini diperkirakan sudah mencapai 80 persen.
Wartawan mediadelegasi.id Oktober Napitupulu dari Balige, Sabtu (11/2), melaporkan, sejumlah pekerja hingga saat ini terus melakukan pembenahan sarana prasarana infrastruktur untuk menyukseskan event yang akan digelar di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas itu pada 24-26 Februari 2023.
Beberapa sarana prasarana yang sudah hampir rampung dikerjakan, di antaranya tribun, trotoar, lampu, sejumlah fasilitas di Lapangan Jalan Sisingamangaraja, dan jalan raya mulai dari pintu masuk menuju pelabuhan Mulia Raja Napitupulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di titik lokasi, misalnya, venue pertandingan juga sudah mulai terlihat, termasuk tempat atau area untuk mempersiapkan powerboat sebelum menjalani balapan.
Selain itu, progres pengerjaan tribun penonton yang terbuat dari konstruksi baja ringan juga sudah mulai tersusun dan hampir rampung dikerjakan.
Meski tidak dibangun secara permanen, posisi tribun penonton berada di sekitar arena balap atau persis berhadapan ke arah sirkuit di perairan Danau Toba.
Sebagian pekerja juga masih menuntaskan pembangunan fasilitas toilet di sekitar venue.
Informasi yang dihimpun, Pemerintah berkomitmen untuk mengemas gelaran F1H2O yang baru pertama kali digelar di Danau Toba itu sebaik mungkin, mengingat ajang tersebut merupakan bagian dari promosi pariwisata Indonesia.
Koordinasi
Koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kesuksesan penyelenggaraan balap perahu cepat seri dunia F1H20 Powerboat 2023 di Teluk Danau Toba tersebut.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang selama ini melayani penyeberangan di kawasan Danau Toba akan menambah jadwal penyeberangan khususnya di lintas Ajibata-Ambarita.
Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang angkutan sungai, danau dan penyeberangan itu akan menambah jadwal penyeberangan Ajibata-Ambarita dari 10 trip pergi pulang (pp) per menjadi 20 trip pp.
Penambahan jadwal penyeberangan Ajibata-Ambarita bertujuan agar mobilitas masyarakat dapat terlayani dengan baik selama kegiatan F1H2O berlangsung.
Lintas penyeberangan kapal ferry antara Pelabuhan Ajibata dan Pelabuhan Ambarita selama ini merupakan salah satu jalur tersibuk di kawasan Danau Toba.
“Kami juga telah mempersiapkan opsi untuk menyediakan satu armada kapal penyeberangan, yang mungkin dapat disewa bagi grup yang ingin menonton event balap dunia ini langsung dari kapal di Danau Toba,” kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Harry MAC, baru-baru ini.
Selain itu, pihaknya juga turut memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam gelaran dunia tersebut.
“Ada 19 UMKM berupa warung di sekitar pelabuhan yang 17 di antaranya berada di luar gedung dan dua lainnya di dalam gedung pelabuhan, yang telah kami siapkan,” paparnya. D|KT-05












