Puskesmas Padang Bulan Luncurkan Program “Genit Manis”

Minggu, 4 Juni 2023 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Puskesmas Padang Bulan Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, memiliki inovasi dalam menekan penyebaran HIV maupun AIDS, salah satunya dengan menyasar para calon pengantin, melalui program Gerakan Nikah Sehat Menuju Anak dan Ibu Sehat atau disingkat “Genit Manis”.

Program bertajuk Genit Manis idihadirkan guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat, terutama calon pengantin terkait pelayanan kesehatan reproduksi agar terhindar dari penyakit infeksi menular seksual, infeksi saluran reproduksi serta HIV dan AIDS, seperti dilansir Mediadelegasi dari situs pemkomedan.go.id, Sabtu (3/6).

“Inovasi dilakukan Puskesmas Padang Bulan untuk mendukung penanganan kesehatan yang merupakan satu dari lima program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution,” kata Kepala Puskesmas Padang Bulan dr Roosleyn Bakara MARS.

Selain menekan penyebaran HIV/AIDS, lanjutnya, program Genit Manis juga memiliki sasaran lain yakni sebagai upaya menghindarkan sang anak dari stunting dan menekan . angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

BACA JUGA:  Penanganan Kemiskinan Belum Optimal

Dikatakan Roosleyn, pihaknya dalam upaya menurunkan AKI dan AKB masih dihadapkan dengan berbagai tantangan seperti masalah akses, kualitas dan disparitas dalam pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

“Sebagian besar kematian baik AKI maupun AKB disebabkan oleh penyebab langsung yaitu pendarahan, infeksi dan hipertensi dalam kehamilan,” paparnya.

Sedangkan status gizi buruk dan penyakit yang diderita ibu, ungkap Roosleyn, merupakan penyebab tidak langsung kematian ibu.

Ia menambahkan, dewasa ini masalah kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja belum ditangani sepenuhnya yang ditandai dengan masih tingginya perkawinan usia dini dan masih tingginya kelahiran pada usia remaja.

“Pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan seksual juga masih rendah. Selain itu kejadian kehamilan pada usia remaja juga masih tinggi,” tuturnya.

Mencermati permasalahan tersebut, menurut Roosleyn, selain pada kelompok remaja, pemberian pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksual perlu diberikan kepada usia dewasa muda yang akan menikah melalui Konseling, Informasi dan Edukasi (KIE) kesehatan reproduksi dan seksual.

BACA JUGA:  Andar Amin Harahap Resmi Menjadi Ketua Terpilih Golkar Sumut

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi pemeriksaan kesehatan calon pengantin, termasuk melaksanakan edukasi dengan mobil ambulance dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada calon pengantin.

“Kesehatan reproduksi adalah keadaan yang menunjukkan kondisi fisik, mental, dan sosial seseorang dihubungkan dengan fungsi dan proses reproduksinya, termasuk di dalamnya tidak memiliki penyakit atau kelainan yang mempengaruhi kegiatan reproduksi tersebut,” ucap dia.

Terkait itu, kata dia, melalui program Genit Manis, Puskesmas Padang Bulan memberikan KIE kepada para calon pengantin.

Dengan demikian, lanjutnya, setiap calon pengantin dapat mempersiapkan diri menjalani kehidupan berkeluarga, termasuk merencanakan kehamilan yang sehat sehingga dapat melahirkan generasi penerus yang berkualitas. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Berita Terbaru