Refleksi Historis, Bobby Nasution Pimpin Ziarah HUT Sumut

Refleksi Historis
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan, Jalan SM Raja, Medan, Rabu (15/4/2026). Foto: Ist.

“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan mereka demi mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Bobby di hadapan awak media. Pernyataan tersebut menekankan bahwa kesejahteraan yang dinikmati masyarakat saat ini adalah hasil estafet perjuangan panjang yang harus dijaga dan ditingkatkan. Visi pembangunan yang diusung oleh pemerintah saat ini sejatinya adalah kelanjutan dari cita-cita luhur para pemimpin masa lalu.

Sejumlah tokoh penting turut hadir mendampingi Gubernur, di antaranya Wakil Gubernur Sumut Surya dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulaiman Harahap. Kehadiran pimpinan BUMN dan BUMD juga menunjukkan dukungan sektor korporasi terhadap peringatan hari jadi provinsi ini. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dipandang perlu untuk mengimplementasikan gagasan-gagasan besar yang pernah dicetuskan oleh para gubernur terdahulu dalam konteks ekonomi modern.

Salah satu gagasan besar yang diperingati adalah program “Marsipature Hutanabe” yang dicetuskan oleh almarhum Raja Inal Siregar. Konsep membangun kampung halaman dengan melibatkan peran aktif putra daerah ini tetap relevan hingga saat ini sebagai model pembangunan partisipatif. Bobby Nasution memandang bahwa semangat membangun daerah dari akar rumput adalah kunci utama untuk mencapai kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, kontribusi Marah Halim Harahap dalam bidang olahraga melalui turnamen sepak bola internasional Marah Halim Cup juga menjadi sorotan. Prestasi tersebut membuktikan bahwa Sumatera Utara pernah menjadi pusat perhatian dunia internasional melalui jalur diplomasi olahraga yang efektif. Semangat untuk membawa nama daerah ke kancah global inilah yang ingin dihidupkan kembali oleh pemerintah provinsi melalui berbagai inovasi dan kebijakan strategis saat ini.

Kegiatan ziarah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon perlindungan bagi seluruh rakyat Sumatera Utara. Dengan berakhirnya prosesi di TMP Bukit Barisan, rangkaian HUT ke-78 Provinsi Sumut resmi dimulai dengan semangat kebersamaan. Penghormatan terhadap sejarah ini diharapkan mampu memperkokoh jati diri masyarakat Sumatera Utara sebagai bangsa yang besar dan menghargai jasa para pahlawannya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait