Rokok dan Vape: Dua Sisi yang Sama-sama Berbahaya

Selasa, 29 April 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok dan Vape sama-sama berbahaya. Foto : Ist.

Rokok dan Vape sama-sama berbahaya. Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi :Rokok dan vape (rokok elektrik) keduanya memiliki dampak negatif terhadap kesehatan. Meskipun keduanya sama-sama mengandung nikotin, perbedaan kandungan kimia dan cara penggunaannya membuat dampaknya tidak bisa disamakan secara langsung.

Rokok konvensional telah lama dikenal sebagai penyebab berbagai penyakit mematikan, seperti kanker paru, emfisema, dan penyakit jantung. Sementara itu, vape atau rokok elektrik masih relatif baru dan dampaknya terhadap kesehatan masih terus dipelajari.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan telah menentukan sikap untuk melarang konsumsi vape. Hal ini karena vape masih memiliki banyak risiko kesehatan yang belum sepenuhnya dipahami.

Salah satu bahaya vape adalah kandungan zat berbahaya seperti Tobacco Specific Nitrosamines (TSNA), Diethylene Glycol (DEG), dan karbon monoksida. Zat-zat ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan jantung.

Penggunaan vape dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar plasma nikotin secara signifikan. Peningkatan nikotin ini dapat menimbulkan efek kesenangan sementara di otak, yang membuat seseorang menjadi ketagihan atau ketergantungan.

Vape juga memiliki efek akut pada paru-paru, seperti penurunan kadar nitrit oksida udara dan peningkatan tahanan jalan napas. Efek-efek ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru serius.

BACA JUGA:  Kerajinan Tangan Warga Binaan Pemasyarakat Rutan Labuhan Deli Dipamerkan

Bahaya vape tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental. Penggunaan vape dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi.

Selain itu, vape juga dapat mendorong budaya merokok pada anak dan remaja. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memberi peringatan kepada seluruh negara di dunia untuk melarang anak, remaja, ibu hamil, dan wanita usia produktif mengisap rokok elektrik.

Data Riset Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa prevalensi merokok pada remaja usia 10-18 tahun mengalami peningkatan sebesar 1,9 persen dari 2013 ke 2018. Hal ini menunjukkan bahwa vape dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan remaja.

Rokok dan vape keduanya memiliki risiko kesehatan yang signifikan. Rokok dianggap lebih berbahaya karena kandungan tar dan bahan kimia beracun yang terkait langsung dengan kanker dan penyakit paru-paru.

Vape mungkin memiliki risiko lebih rendah terhadap beberapa racun, tetapi masih mengandung nikotin dan bahan kimia lain yang dapat merusak paru-paru dan jantung. Oleh karena itu, yang terbaik adalah menghindari keduanya.

Penggunaan vape sebagai alternatif untuk berhenti merokok juga tidak sepenuhnya efektif. Vape masih mengandung nikotin, yang dapat mempertahankan ketergantungan.

BACA JUGA:  Relawan ARGANI Dukung Bobby Nasution Benahi Wajah Kota Medan

Pendekatan terbaik untuk berhenti merokok adalah melalui program berhenti merokok yang komprehensif, termasuk dukungan medis dan konseling. Dengan demikian, seseorang dapat berhenti merokok dengan lebih efektif.

Kesimpulannya, baik rokok maupun vape membawa risiko kesehatan yang signifikan. Oleh karena itu, yang terbaik adalah menghindari keduanya dan menjaga kesehatan dengan memperkuat imunitas tubuh.

Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya rokok dan vape. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan bebas dari ancaman rokok dan vape.

Dalam jangka panjang, menghindari rokok dan vape dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko penyakit mematikan. Oleh karena itu, mari kita jaga kesehatan dan perkuat imunitas tubuh dengan menghindari rokok dan vape.

Dengan meningkatkan kesadaran akan bahaya rokok dan vape, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang. Oleh karena itu, mari kita bekerja sama untuk mengurangi penggunaan rokok dan vape di masyarakat. D|Red.

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru