Rudal Patriot AS Nyasar Hantam Permukiman di Manama

Senin, 9 Maret 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudal pertahanan udara Patriot Amerika Serikat nyasar, menghantam permukiman warga di Kota Manama, Bahrain, Minggu (8/3/2026). Foto: Ist.

Rudal pertahanan udara Patriot Amerika Serikat nyasar, menghantam permukiman warga di Kota Manama, Bahrain, Minggu (8/3/2026). Foto: Ist.

Manama-Mediadelegasi: Sebuah rudal pertahanan udara jenis MIM-104 Patriot missile system milik Amerika Serikat dilaporkan menghantam kawasan permukiman warga di Manama, Bahrain pada Minggu (8/3/2026) malam. Insiden tersebut diduga terjadi akibat gangguan teknis pada sistem rudal saat berusaha mencegat serangan udara.

Rudal Patriot Diduga Alami Gangguan Sistem

Media televisi Irak, Rudaw, melaporkan bahwa rudal Patriot tersebut mengalami kesalahan sistem atau error sehingga gagal mengenai target yang seharusnya dicegat.

Serangan udara yang dimaksud dilaporkan berasal dari drone yang diduga diluncurkan dari Iran dalam rangkaian ketegangan militer yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah video yang direkam warga setempat kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi viral. Rekaman tersebut memperlihatkan rudal Patriot terbang rendah dari titik peluncuran sebelum akhirnya menghantam area permukiman.

BACA JUGA:  Maduro Digulingkan, AS Incar Minyak Venezuela

Dalam video tersebut terlihat rudal meluncur dengan kecepatan tinggi namun kehilangan arah tidak lama setelah diluncurkan. Beberapa detik kemudian terdengar ledakan keras ketika rudal menghantam kawasan perumahan.

Akibat insiden tersebut, setidaknya 10 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/mojtaba-khamenei-resmi-menjadi-pemimpin-tertinggi-baru-iran/

Pemerintah Bahrain menyatakan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga serta mengamankan area yang terdampak ledakan.

Sementara itu, sebelumnya Ministry of Health Bahrain melaporkan bahwa sedikitnya 32 orang mengalami luka-luka akibat serangan rudal dan drone yang terjadi di Distrik Sitra pada malam yang sama.

Dari jumlah tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

BACA JUGA:  Xiaomi Terancam Masuk 'Daftar Hitam' AS karena Diduga Bantu Militer China

Sistem pertahanan udara Patriot sendiri diketahui menjadi bagian dari sistem perlindungan militer yang ditempatkan di pangkalan United States Fifth Fleet yang bermarkas di Manama.

Pangkalan tersebut merupakan salah satu pusat operasi militer penting Amerika Serikat di kawasan Teluk yang berfungsi menjaga keamanan jalur pelayaran dan stabilitas regional.

Rudal pencegat dalam sistem Patriot dikenal memiliki teknologi canggih untuk menghancurkan target udara seperti rudal balistik dan drone. Setiap unit rudal pencegat bahkan memiliki nilai sekitar 4 juta dolar AS atau setara puluhan miliar rupiah. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Rudal Patriot AS Nyasar Hantam Permukiman di Manama”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru